Padahal, Sekjen PSSI, Azwan Karim, mengaku bahwa pihaknya juga sudah mengundang pihak Kemenpora untuk hadir dalam peringatan hari jadi PSSI ke-86 tahun.
"Setahu saya (Kemenpora) diundang," ujar Azwan, ketika ditanya CNNIndonesia.com. Namun, ia langsung mengalihkan pertanyaan terkait Kemenpora dan pembekuan PSSI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KONI yang diwakili wakil ketua umumnya, Suwarno, menyatakan harapannya agar pembekuan PSSI oleh Kemenpora segera dicabut, sambil berharap akan ada pembinaan yang lebih baik bagi pemain amatir.
"Mungkin ke depan, kami juga harus berbicara tentang pembinaan pemain amatir. Perlu dipikirkan tentang pembinaan pemain amatir," ujar Suwarno dalam kata sambutannya di perayaan ulang tahun PSSI.
Lebih lanjut, Suwarno juga berharap jika pembekuan dicabut, PSSI akan dapat menjadi 'alat' agar dapat mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
"Jadi kami melihat PSSI sebagai alat perjuangan yang diharapkan dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa di internasional," ujar Suwarno yang memastikan cabang olahraga sepak bola akan turut tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON).
Sedangkan KOI yang diwakili Raja Pane lebih singkat dalam memberikan sambutannya dan hanya berharap pembekuan PSSI segera dicabut.
"Kita tetap mendukung PSSI agar (masalah) pembekuan segera terbuka jalannya untuk kita semua," ujar Raja Pane singkat. (bac)