Perasaan Rio Campur Aduk Usai Kegagalan di GP Rusia

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Senin, 02/05/2016 05:16 WIB
Perasaan Rio Campur Aduk Usai Kegagalan di GP Rusia Rio Haryanto untuk kali kedua gagal finis di F1 2016. (Manor Grand Prix Racing Ltd)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Formula One (F1) asal Indonesia, Rio Haryanto, mengaku tidak sepenuhnya kecewa dengan kegagalan di GP Rusia, Minggu (1/5). Di satu sisi Rio kecewa gagal finis, namun di sisi lainnya pebalap 23 tahun itu senang dengan kemajuan yang diraihnya bersama Manor Racing.

Rio tidak mampu melanjutkan balapan setelah tertabrak mobil pebalap Force India Nico Hulkenberg yang tergelincir karena manuver pebalap Haas, Esteban Gutierrez.

"Hari ini saya tidak beruntung dan sangat kecewa, terutama setelah saya mendapatkan start yang bagus, mungkin terbagus sepanjang musim ini. Saya mampu memperbaiki posisi, tapi ketika memasuki tikungan kedua ada banyak mobil dan mobil Hulkenberg berputar," ujar Rio seperti dilansir situs resmi Manor.


"Saya tidak bisa melakukan apapun. Ada kontak di sisi mobil dan membuat kerusakan, yang artinya saya harus menghentikan mobil," sambungnya.

Rio tidak sepenuhnya kecewa dengan hasil di GP Rusia. Mantan pebalap GP2 Series itu mengaku mendapat sejumlah hal positif dari sepanjang akhir pekan di Sirkuit Sochi.

"Setelah dua hari yang bagus, sungguh mengecewakan mengakhiri akhir pekan seperti ini. Tapi, melihat hal positifnya, saya merasa lebih kompetitif dan saya tidak sabar tampil pada balapan selanjutnya di Barcelona," tegas Rio.

Ini adalah kali kedua Rio gagal finis di F1 2016. Sebelumnya, pebalap kelahiran Surakarta tersebut gagal finis di GP Australia setelah mengalami masalah dengan mobil MRT05. (har)