Kemenpora Kirim Surat ke Pengelola MotoGP

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Jumat, 17/06/2016 17:15 WIB
Kemenpora Kirim Surat ke Pengelola MotoGP Sentul berpeluang menjadi tuan rumah MotoGP mulai 2017. (ANTARA/Andika Wahyu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kemenpora akan mengirim surat kepada kepada pihak Dorna selaku pengelola tentang kepastian rencana permohonan Indonesia untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan musim 2017, 2018, dan 2019.

Juru bicara Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, mengatakan hari ini, Jumat (17/6), akan ada surat dari pemerintah Indonesia kepada Dorna yang meminta Sentul mendapatkan kesempatan menyelenggarakan MotoGP musim 2017, 2018, dan 2019.

"Ini bentuknya bukan dalam SK Menteri, tapi hanya surat. Kami menyodorkan Sentul sesuai dengan ketentuan, dan alasannya karena Sentul sudah berpengalaman. Kedua, Sentul sudah memberikan kesanggupan untuk membayarkan sendiri renovasi sirkuitnya atas biaya mereka," kata Gatot.


Dalam surat itu juga disebutkan pemerintah Indonesia memohon kepada pihak Dorna mempertimbangkan untuk penyelenggaraan MotoGP 2018, 2019, dan 2020 di Palembang.

"Kenapa kami sodorkan? Karena memang ada surat dari Gubernur Sumatera Selatan untuk rencana itu," ujar Gatot.

Gatot berharap Dorna dapat responsif dan membalas surat tersebut secepatnya, mengingat akhir bukan Juni ini akan ada kontrak antara pihak Dorna dengan Sentul.

"Surat semoga siang ini atau paling lambat sore sudah lepas dari meja saya, dan akan saya serahkan kepada Pak Menteri (Imam Nahrawi). Surat tersebut bisa ditandatangani Pak Menteri ataupun Sesmenpora (Alfitra Salamm)," ucapnya.

Semula pihak Kemenpora berencana mengirim surat ke Dorna pekan lalu, namun rencana tersebut baru bisa dilakukan pekan ini.

"Karena terus terang kami harus hati-hati sekali. Makanya sekalian kami masukkan di surat itu tentang peluang Palembang," ujar Gatot.

"Sesuai dengan arahan Pak Menteri, seandainya Sentul dan Palembang nanti bisa digunakan untuk MotoGP, maka mungkin mulai dari 2018 dan 2019 dalam satu tahun ada dua sesi balapan," sambungnya. (har)