Sri Wahyuni Incar Emas Pertama di Olimpiade Rio de Janeiro
CNN Indonesia
Selasa, 28 Jun 2016 23:25 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Atlet angkat besi putri Indonesia Sri Wahyuni Agustiani merupakan debutan di Olimpiade 2016. Namun, ia tak gentar bersaing dan menargetkan medali emas di Rio de Janeiro, Brasil, Agustus mendatang.
Wanita berusia 22 tahun tersebut akan turun di kelas 48 dan telah menjalani persiapan maksimal selama lebih dari setengah tahun terakhir. Segala porsi latihan yang dijalani diharapkan bisa meningkatkan performa di Brasil.
"Olimpiade ini istimewa, soalnya ini pertama kalinya saya ikut Olimpiade," kata Sri kepada CNNIndonesia.com usai latihan di Pintu Kuning Stadion Utana Gelora Bung Karno, Selasa malam (28/6).
"Saya menjalani latihan ya dibawa senang saja, biar tidak ada tekanan. Disiplin dari diri sendiri. Saya orangnya fokus pada diri sendiri saja dan angkatan saya harus berhasil," katanya menambahkan.
Lebih lanjut, Sri mengaku lebih sulit melawan diri sendiri dibanding besi ketika ia sedang beraksi di suatu ajang. Maka dari itu, dalam setiap program latihan yang ia jalani, Sri selalu tak pernah puas begitu saja.
"Harus tetap lebih semangat latihan dan lebih keras lagi karena lawannya bukan hanya dari Indonesia saja. Saya belum cukup puas dengan performa sekarang. Harus selalu ada tantangan," ucap peraih medali emas bagi kontingen tuan rumah Indonesia pada pesta olahraga Islamic Solidarity Games (ISG) III 2013 tersebut.
"Di Olimpiade ini, Insha Allah target saya dapat medali emas. Doakan saja," ucap peraih medali perak Asian Games Korsel 2014 itu.
Sebanyak tujuh lifter Indonesia akan tampil di ajang empat tahunan tersebut yakni M. Hasbi (62kg), Eko Yuli Irawan (62 kg), Deni (69 kg), I Ketut Ariana (77 kg), Triyatno (69 kg), dan Dewi Safitri (53 kg).
Eko diplot menjadi kapten tim kontingen Indonesia dari cabor angkat besi. Sebelum bertolak ke Brasil, para atlet angkat besi Indonesia akan menjalani pemusatan latihan di Cape Town, Afrika Selatan, pada 8-28 Juli mendatang. Add
as a preferred
source on Google
"Olimpiade ini istimewa, soalnya ini pertama kalinya saya ikut Olimpiade," kata Sri kepada CNNIndonesia.com usai latihan di Pintu Kuning Stadion Utana Gelora Bung Karno, Selasa malam (28/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Sri mengaku lebih sulit melawan diri sendiri dibanding besi ketika ia sedang beraksi di suatu ajang. Maka dari itu, dalam setiap program latihan yang ia jalani, Sri selalu tak pernah puas begitu saja.
"Di Olimpiade ini, Insha Allah target saya dapat medali emas. Doakan saja," ucap peraih medali perak Asian Games Korsel 2014 itu.
Sebanyak tujuh lifter Indonesia akan tampil di ajang empat tahunan tersebut yakni M. Hasbi (62kg), Eko Yuli Irawan (62 kg), Deni (69 kg), I Ketut Ariana (77 kg), Triyatno (69 kg), dan Dewi Safitri (53 kg).
Eko diplot menjadi kapten tim kontingen Indonesia dari cabor angkat besi. Sebelum bertolak ke Brasil, para atlet angkat besi Indonesia akan menjalani pemusatan latihan di Cape Town, Afrika Selatan, pada 8-28 Juli mendatang. Add
as a preferred source on Google