Menurut pebalap Italia itu, hal ini dikarenakan ia tak bisa mengendalikan ban depannya dalam temperatur rendah di sirkuit Sachsenring -- sirkuit yang menjadi keunggulan Repsol Honda dan kelemahan Yamaha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sangat kesulitan karena suhu ban depan, sehingga sangat berbahaya ketika mengendarainya. Hal ini membuat frustrasi karena Anda tak bisa mendorong hingga ke batas maksimun dan setiap kali Anda mencobanya, Anda merasa akan terjatuh."
Meski demikian, ia menyadari bahwa dirinya masih harus berharap pada keberuntungan cuaca baik pada balapan nanti. Apalagi Marc Marquez, pebalap Honda yang tiga kali menjuarai GP Jerman di tiga tahun terakhir, akan memulai balapan dari posisi pole.
"Semua orang mengatakan bahwa cuaca saat balapan akan mirip dengan kemarin (sesi latihan bebas kedua). Jika cuacanya sangat-sangat dingin, maka kami berada dalam masalah yang sangat besar karena kami takkan bisa memacu motor."
"Jika terjadi hujan, maka semua orang akan mengalami masalah karena kami harus memulai (pengaturan motor) dari nol dan kami tidak tahu apakah kami bisa bersaing atau tidak." (vws)