Selain bulutangkis dan angkat besi, cabang panahan dan atletik juga dianggap sebagai olahraga potensial yang mampu bersaing di level internasional.
"Bulu tangkis, panahan, angkat besi, atletik juga potensial karena banyak nomor yang bisa diraih," kata Menpora Imam Nahrawi di Istana Merdeka, Rabu (24/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Kemenpora juga bakal segera mengumpulkan KOI, KONI, Satlak Prima, serta para pengurus cabang yang berpotensi memberikan emas bagi Indonesia.
Soal anggaran, Kemenpora berencana membentuk yayasan pendanaan olahraga. "Alhamdulillah Pak Presiden menyetujui," kata Imam.
Menurut Imam, sumber dana diperkirakan akan berasal dari program CSR (Corporate Social Responsibility) dan donatur. Dia memastikan, dana itu dikelola secara transparan dan akuntabel.
Dana ini akan digunakan sebagai bantuan sekaligus pendampingan dan pembinaan masa depan atlet yang belum dicover APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).
Selanjutnya, Kemenpora akan mengkaji secara hukum agar yayasan pendanaan ini menjadi legal. "Presiden minta saya cari payung hukumnya. Selesaikan dengan baik jangan sampai cita-cita ini tidak berjalan," ujar Imam. (jun)