Allardyce yang direkam sembunyi-sembunyi tertangkap kamera memberikan saran kepada sang reporter yang menyamar untuk mengakali aturan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) terkait kepemilikan pemain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, di Inggris bukan hanya Allardyce saja yang terlibat dalam skandal persoalan pemain tersebut. Dilansir media yang sama, dalam liputan investigasi yang digelar selama 10 bulan itu ditemukan delapan manajer lainnya di Liga Primer Inggris yang diduga terlibat skandal.
Sang agen sepak bola itu merendahkan suaranya ketika menyebut nama-nama manajer yang terkenal mendunia. Salah satu kode bagi agen sepak bola dari kecurangan itu adalah 'akan ada sedikit kopi' bagi para manajer yang akan disetor ke rekening luar negeri andai transfer berhasil.
Selain Pagliara, ada dua agen lain yang ditemui wartawan Telegraph yang sedang menyamar dalam investigasi tersebut. Dari mereka, selain delapan nama manajer, juga didapat dua nama bos klub kasta kedua, divisi Championship.
Atas itu semua, Telegraph menyatakan akan menyerahkan semua transkrip rekaman yang relevan kepada FA. Bukan hanya itu, informasi skandal tersebut akan diberikan juga kepada polisi. (har)