Siapakah pebalap yang mampu menjadi pemenang kesepuluh pada seri terakhir MotoGP 2016 di Sirkuit Valencia, 13 November mendatang?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bisakah ada pebalap kesepuluh berbeda yang bisa meraih kemenangan di GP Valencia? Ada sejumlah pebalap yang memiliki talenta dan sepeda motor untuk menjadi pemenang kesepuluh berbeda musim ini pada balapan di Sirkuit Valencia.
Sayang, Pol selalu kesulitan di babak kualifikasi. Start terbaik pebalap 25 tahun tersebut di MotoGP 2016 adalah ketika start dari posisi ketiga di GP Australia. Buruknya hasil kualifikasi membuat Pol kesulitan saat balapan berlangsung.
Meski sering meraih hasil buruk di babak kualifikasi, Pol hampir selalu mampu finis di posisi sepuluh besar. Finis terbaik Pol musim ini adalah ketika menempati posisi keempat di GP Belanda.
Pol merupakan satu-satunya pebalap yang belum pernah meraih kemenangan musim ini meski menempati posisi delapan besar di klasemen pebalap MotoGP 2016.
Kandidat selanjutnya adalah kakak kandung Pol, Aleix Espargaro. Sama seperti Pol, Aleix juga punya talenta dan sepeda motor untuk meraih kemenangan. Terlebih GP Valencia merupakan sirkuit yang benar-benar dikenali Aleix dan Pol -- dua pebalap Spanyol.
Aleix merupakan salah satu pebalap pabrikan, selain duo Aprilia (Alvaro Bautista dan Stefan Bradl), yang belum pernah meraih kemenangan di MotoGP 2016. Vinales yang merupakan rekan setim Aleix, sudah meraih kemenangan di GP Inggris.
Aleix terbilang pebalap agresif di atas trek. Jika mampu meredam keagresifannya dan lebih taktis di atas sirkuit, pebalap yang akan hengkang ke Aprilia musim depan itu memiliki peluang besar menjadi pemenang kesepuluh berbeda musim ini di Valencia.
Pebalap terakhir yang berpeluang menjadi pemenang di GP Valencia adalah Hector Barbera. Pebalap Avintia Racing itu terakhir meraih hasil terbaiknya musim ini di GP Malaysia dengan finis di posisi keempat.
Jika kondisi trek di Valencia basah seperti di GP Malaysia, maka Barbera memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan. (vws)