Irfan Bachdim pada Timnas: Bawa Pulang Piala AFF

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Rabu, 16/11/2016 10:47 WIB
Irfan Bachdim menolak patah arang menghadapi cedera fibula yang membuatnya absen dari Piala AFF. Ia tetap menitipkan harapan pada rekan-rekannya. Irfan Bachdim mengalami cedera dan absen dari Piala AFF 2016. (AFP PHOTO / ADEK BERRY)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyerang asal Indonesia, Irfan Bachdim, menitipkan pesan agar tim nasional Indonesia membawa pulang Piala AFF 2016. Pesepakbola berusia 28 tahun tak mau patah arang setelah batal membela timnas akibat cedera tulang fibula.

"(Timnas Indonesia) ini bukan hanya sekedar tim untuk saya. Mereka bukan hanya sekedar teman, tetapi mereka sudah menjadi keluarga bagi saya. Saya bangga bisa menjadi bagian dari tim ini," kata Irfan dalam foto yang ia unggah di akun Instagram miliknya, Rabu (16/11) pagi.

"Saya akan mendukung dan mendoakan yang terbaik untuk semuanya dan tetap sehat. Merupakan impian bagi saya membela timnas dan saya tidak akan menyerah dan akan segera fit untuk kembali lagi. Ini adalah sepak bola dan hal seperti ini bisa terjadi," katanya menambahkan.


Penyerang klub Consadole Sapporo yang bermain di J2-League itu harus menepi selama dua bulan akibat dijegal rekan setimnya, Hansamu Yama, saat sesi latihan pagi di Lapangan Sepak Bola Sekolah Pelita Harapan (15/11). Irfan sempat mengerang, dan dipapah keluar sebelum dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hansamu mengaku sudah meminta maaf kepada Irfan atas aksinya tersebut.

"Ini bukan kesalahan pemain lain atau siapapun. Saya mendukung kalian semua dan berdoa yang terbaik. Guys berikanlah semua (kemampuan) dan bermain dengan hati dan berjuang untuk Indonesia tercinta. Mimpi saya hancur, tapi kalian bisa wujudkan mimpi saya.

"Berjuanglah dan bawa piala itu ke Indonesia! Timnas Indonesia, saudaraku, yakin, pantang menyerah," ucap Irfan.

Sebelumnya, pada tiga dari total empat laga persahabatan timnas, Irfan merupakan pilihan utama Riedl di lini depan. Penyerang berdarah Belanda itu menjadi tandem bagi kapten timnas, Boaz Solossa di ujung tombak.

Sebagai ganti Irfan, Riedl menjatuhkan pilihan kepada pemain Persipura, Ferinando Pahabol. (vws)