Mercedes tercatat telah melahap 51 kemenangan dari 59 kesempatan dalam tiga tahun terakhir. Sementara Red Bull dan Ferrari perlahan-lahan mulai menutup kesenjangannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Horner mengatakan perlu dua sampai tiga tim lain yang punya kesempatan yang sama seperti Mercedes untuk menang. Perubahan peraturan itu diharapkan bisa menjadi angin segar bagi tim-tim lain untuk meraih suksesnya.
"Perubahan tidak seradikal musim 2008-2009. Mungkin itu akan memberikan Mercedes lebih banyak keuntungan, mungkin juga tidak. Setidaknya sampai kami mendapatkan sampel tiga balapan tahun depan akan mustahil untuk mengatakannya," terang Horner.
Peraturan baru yang dimaksud Horner adalah seperti yang diajukan oleh Red Bull dua tahun lalu yang akhirnya disepakati pada Februari 2016. Draft akhir peraturan itu sebenarnya didasarkan pada amandemen yang sudah dikemukakan oleh McLaren.
Namun, perubahan itu belum sampai merujuk pada perubahan suara bising yang menjadi daya tarik sendiri bagi penikmat balapan jet darat.
"Kami menyajikan konsep untuk peraturan seperti yang sudah biasa dilakukan. Tapi, tentu saja dibutuhkan sedikit penyamaan persepsi. McLaren mengalami pengaruh di sisi aerodinamis meski sangat sedikit. Tapi itu sama dengan konsep yang disajikan beberapa tahun lalu," ucap Horner. (har)