Zidane Tanggapi Kritik Soal Skema Baru di Madrid
CNN Indonesia
Rabu, 18 Jan 2017 01:01 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Bukan hanya kepada para pemain Real Madrid, juru taktik tim Zinedine Zidane juga tak luput dari kritik pedas usai Los Blancos kalah 1-2 dari Zevilla di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (15/1) waktu setempat.
Salah satu sasaran kritik terhadapnya adalah pola baru 3-5-2 yang ia terapkan di skuatnya saat menghadapi Sevilla. Zidane memang tak biasanya menghamparkan skema tersebut karena ia lebih sering dengan pola 4-3-3 yang menjadi unggulannya.
Lihat juga:Teguran Keras Ronaldo pada Ramos |
Salah satu sasaran kritik terhadapnya adalah pola baru 3-5-2 yang ia terapkan di skuatnya saat menghadapi Sevilla. Zidane memang tak biasanya menghamparkan skema tersebut karena ia lebih sering dengan pola 4-3-3 yang menjadi unggulannya.
Dengan menggunakan skema 4-3-3 itu lah, Madrid tak pernah terkalahkan dalam 40 laga di semua kompetisi. Ironisnya, rekor Los Blancos itu pupus setelah ia menerapkan pola 3-5-2 dengan hanya menggunakan tiga bek di sektor belakang.
Namun, Zidane langsung menanggapi kritikan atas skema 3-5-2 yang ia gunakan tersebut. Ia bersikeras, pula tersebut bukan hal asing bagi para pemainnya untuk dijalankan di lapangan.
“Ini bukan kali pertama menggunakan (skema) itu. Bukan hal yang baru, kami bermain dengan skema tersebut tiga kali. Tapi, ini memang yang pertama menggunakan itu sejak awal babak,” tutur Zidane seperti dikutip dari Marca.
Zidane lantas melontarkan argumentasi bahwa ia memang harus melakukan strategi baru menghadapi tim yang sering dihadapinya musim ini.
Pelatih berkepala plontos itu menilai, Sevilla tentu sudah amat memahami dan mengantisipasi pola andalannya yakni 4-3-3, sehingga butuh perubahan taktik.
Namun, Zidane langsung menanggapi kritikan atas skema 3-5-2 yang ia gunakan tersebut. Ia bersikeras, pula tersebut bukan hal asing bagi para pemainnya untuk dijalankan di lapangan.
“Ini bukan kali pertama menggunakan (skema) itu. Bukan hal yang baru, kami bermain dengan skema tersebut tiga kali. Tapi, ini memang yang pertama menggunakan itu sejak awal babak,” tutur Zidane seperti dikutip dari Marca.
Zidane lantas melontarkan argumentasi bahwa ia memang harus melakukan strategi baru menghadapi tim yang sering dihadapinya musim ini.
Pelatih berkepala plontos itu menilai, Sevilla tentu sudah amat memahami dan mengantisipasi pola andalannya yakni 4-3-3, sehingga butuh perubahan taktik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT