Hery adalah satu dari enam orang dari PSS Sleman yang dijatuhi sanksi oleh PSSI pada November 2014 lalu atas tuduhan jadi pelaku sepak bola gajah. Ia kini telah menerima surat pencabutan sanksi dari kepengurusan baru PSSI di bawah Edy Rahmayadi.
Hery mengaku dihubungi pihak PSSI untuk diajak berbicara langsung pada Sabtu (21/1). Pemanggilan itu terkait kasus sepak bola gajah yang pernah menyeret namanya dan pasukannya di 2014 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hery mengaku, kasus sepak bola gajah yang menimpa PSS Sleman dan PSIS Semarang itu adalah wujud dari konflik yang terjadi di tubuh PSSI.
Pencabutan sanksi bukan hanya untuk pemain, staf, dan pelatih PSS Sleman, tapi juga untuk pihak PSIS Semarang.
Pencabutan sanksi tertera di surat keputusan Komisi Disiplin PSSI No 211/DU/KPD PSSI 2014. Seluruh pemain dan staf pelatih PSS Sleman serta PSIS Semarang kini bebas kembali berkiprah di lapangan hijau.
Selain Hery, staf pelatih dan pemain yang dipulihkan statusnya oleh PSSI adalah Edi Broto, Herwin Sirajudin, Anang Hadi, Mudah Yulianto, Eko Setiawan, Ridwan Awaluddin, Moniaga Bagus, Wahyu Gunawan dan Marwan Muhammd.
"Saya sekarang tidak mau di situ lagi (PSS Sleman). Setelah surat pemulihan ini dikeluarkan, saya juga resmi jadi pelatih di Persela Lamongan," tukasnya. (vws)