Mantan asisten Timnas Indonesia itu pun mengaku ikhlas dengan keputusan manajemen yang tak lagi meneruskan kerja sama dengannya.
Lihat juga:Kenangan Supardi Nasir Bersama PSMS Medan |
“Baik saya maupun Sriwijaya FC sudah sama-sama menyetujui tidak ada lagi perpanjangan kontrak kerja. Saya sangat mengapresiasi atas kepercayaan klub selama ini," ujar Widodo seperti dikutip dari Antara, Sabtu (25/3).
Widodo mengaku sadar betul kontraknya yang tak lagi diperpanjang di tim kebanggaan masyarakat sepak bola Kota Palembang merupakan bagian dari profesionalitas sebagai pelatih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajemen memutuskan untuk tak lagi memakai jasa sang juru taktik pelatih kelahiran Cilacap 46 tahun silam itu lantaran kegagalan Laskar Wong Kito di Piala Presiden 2017 lalu. Keputusan ini seperti diakui Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri Dodi Reza sudah melalui hasil evaluasi manajemen.
Sriwijaya FC sendiri tersingkir di babak delapan besar Piala Presiden 2017 dan tak sesuai dengan target manajemen yang mematok hingga ke final.
Manajemen Sriwijaya FC pun mengklaim sudah menyiapkan pelatih anyar yang akan menggantikan posisi Widodo di skuat tersebut. Namun, Dodi masih belum bersedia membeberkan nama pelatih baru klubnya itu.
"Sebagai pengganti, akan ada pelatih baru yang akan datang secepatnya dan diperkirakan dalam 1-2 hari ke depan sudah akan memimpin latihan Sriwijaya FC," terang Dodi.