Drogba Ukir Sejarah, Pemain Sekaligus Pemilik Klub Phoenix
CNN Indonesia
Kamis, 13 Apr 2017 21:15 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Didier Drogba melebarkan sayap di kancah sepak bola Amerika Serikat. Tak hanya melakoni profesi sebagai pemain, striker asal Pantai Gading itu juga tercatat sebagai pemilik klub Phoenix Rising.
Pemain yang tenar bersama Chelsea itu menjadi pesepak bola aktif pertama yang juga menjabat salah satu pemilik klub. Drogba membeli Phoenix bersama sembilan pengusaha lainnya dalam satu konsorsium.
Sebelumnya, striker 39 tahun itu tergabung bersama Montreal Impact yang tampil di Major League Soccer (MLS). Ia berhasrat mengangkat performa Phoenix yang tampil di kompetisi kasta kedua United Soccer League (USL).
"Menjadi pemilik tim dan sekaligus pemain memang bukan hal yang lumrah, tapi akan menjadi hal yang sangat menyenangkan," kata Drogba seperti dikutip dari Guardian.
"Ini merupakan transisi yang baik sebab saya ingin tetap berain tapi saya sudah hampir berusia 40 tahun dan penting bagi saya untuk mempersiapkan karier berikutnya," beber Drogba.
Drogba mengaku tertarik untuk beralih ke dunia bisnis sepak bola lantaran terinspirasi kesuksesan Roman Abramovich di Chelsea. Ia bahkan lebih dulu berkonsultasi dengan pengusaha asal Rusia tersebut.
"Saya menjelaskan kepadanya (Abramovich) dan kepada jajaran pimpinan Chelsea tentang apa yang akan saya lakukan," ujar Drogba.
"Mereka tertarik dan turut senang dengan rencana saya. Berada di Amerika bukan berarti saya melupakan Chelsea. Klub tersebut sangat penting bagi saya dan suatu hari nanti saya akan kembali ke sana," bebernya.
Bagi Phoenix, tahun ini menjadi musim keempat mereka berlaga di USL. Phoenix kini berada di peringkat ke-12 di Wilayah Barat dengan satu kemenangan dari tiga pertandingan. Add
as a preferred
source on Google
Pemain yang tenar bersama Chelsea itu menjadi pesepak bola aktif pertama yang juga menjabat salah satu pemilik klub. Drogba membeli Phoenix bersama sembilan pengusaha lainnya dalam satu konsorsium.
Lihat juga:Manajer Leicester Keluhkan Penalti Atletico |
Sebelumnya, striker 39 tahun itu tergabung bersama Montreal Impact yang tampil di Major League Soccer (MLS). Ia berhasrat mengangkat performa Phoenix yang tampil di kompetisi kasta kedua United Soccer League (USL).
"Menjadi pemilik tim dan sekaligus pemain memang bukan hal yang lumrah, tapi akan menjadi hal yang sangat menyenangkan," kata Drogba seperti dikutip dari Guardian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Drogba mengaku tertarik untuk beralih ke dunia bisnis sepak bola lantaran terinspirasi kesuksesan Roman Abramovich di Chelsea. Ia bahkan lebih dulu berkonsultasi dengan pengusaha asal Rusia tersebut.
"Saya menjelaskan kepadanya (Abramovich) dan kepada jajaran pimpinan Chelsea tentang apa yang akan saya lakukan," ujar Drogba.
Bagi Phoenix, tahun ini menjadi musim keempat mereka berlaga di USL. Phoenix kini berada di peringkat ke-12 di Wilayah Barat dengan satu kemenangan dari tiga pertandingan. Add
as a preferred source on Google