Kontroversi Gol Offside di Balik Rekor Cristiano Ronaldo

CNN Indonesia
Rabu, 19 Apr 2017 11:01 WIB
Bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo resmi mencetak rekor 100 gol di Liga Champions. Namun dua gol ke gawang Bayern Munich berbau offside.
Cristiano Ronaldo resmi mencetak 100 gol di ajang Liga Champions. (Reuters / Sergio Perez)
Jakarta, CNN Indonesia -- Cristiano Ronaldo sukses mencetak 100 gol di Liga Champions. Namun ada kontroversi gol offside di balik terciptanya rekor Ronaldo tersebut.

Ronaldo menggenapkan catatan 100 golnya di Liga Champions lewat hattrick yang ia torehkan ke gawang Bayern Munich. Gol pertama Ronaldo di waktu normal turut menolong Madrid membawa laga ke babak perpanjangan waktu, sedangkan dua gol di babak tambahan mengunci kemenangan Madrid.

Ronaldo terbilang 'bersih' saat ia mencetak gol pertama. Umpan matang Casemiro ke jantung pertahanan Bayern Munich disambut gol sundulan kepala Ronaldo ke pojok kiri gawang Munich.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kontroversi gol offside ada pada proses gol kedua Ronaldo di babak perpanjangan waktu. Umpan Sergio Ramos ke kotak penalti dikontrol dengan baik oleh Ronaldo. Pemain Portugal itu lalu melakukan penyelesaian akhir lewat kaki kirinya.


Gol tersebut berbau offside lantaran dalam tayangan ulang, David Alaba telah berhasil naik dan meninggalkan Ronaldo sendirian sebagai pemain terakhir di depan kiper.

Namun lantaran bola Ramos datangnya lambat, plus aksi Douglas Costa yang berlari dari belakang untuk menutup gerakan Ronaldo, maka hal ini yang membuat hakim garis kesulitan membuat keputusan yang tepat.

Gol ketiga Ronaldo yang menghancurkan mental Munich pun berbau offside dan mengundang protes para pemain Bayern Munich.

Gol ini diawali oleh aksi brilian Marcelo dari lini tengah lapangan. Marcelo tanpa diduga terus menggiring bola dan mampu menerobos pertahanan Munich.

Saat berhadapan satu lawan satu dengan Manuel Neuer, Marcelo memilih menyodorkan bola pada Ronaldo yang ada di sebelah kanan dirinya.


Gol ini berbau offside lantaran posisi Ronaldo condong lebih maju dari Marcelo saat bola dikirimkan. Sejumlah pemain Munich pun mengangkat tangan tanda protes namun gol tetap disahkan Madrid.

Tertinggal 2-3 dan harus mencetak dua gol untuk merebut tiket ke semifinal Liga Champions, Munich justru kembali kebobolan oleh Marco Asensio dua menit usai gol ketiga Ronaldo.
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER