"SEA Games 2017 Malaysia situasinya memang berat. Persaingan di kelas kita sangat ketat. Lifter dari Vietnam dan Thailand akan menjadi pesaing. Mereka juara dunia di kelas kita," kata Wakil Ketua Umum PB PABBSI Joko Pramono seperti dikutip dari Antara, Senin (29/5).
Joko Pramono menambahkan, dengan mengetahui kekuatan calon lawan pihaknya berharap atlet-atlet Indonesia terus bersiap diri sesuai dengan program. Apalagi, program latihan saat ini sasaran utamanya adalah menjadi yang terbaik di SEA Games 2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prestasi lifter putra Indonesia di kancah internasional bisa dikatakan membanggakan, namun itu hanya di kelas bawah.
Pada kompetisi terakhir di Islamic Solidarity Games (ISG) 2017 di Azerbaijan, angkat besi Indonesia sukses menyumbangkan tiga emas lewat Eko Yuli Irawan (62kg), Wijoyo Surahmat (56kg) dan Sri Wahyuni (48kg).
Lihat juga:Gavin Bangga Kembali ke Timnas Indonesia |
Jelang SEA Games, Eko Yuli menyatakan kesiapannya untuk meraih hasil yang terbaik. Apalagi pada kejuaraan dua tahunan ini, lifter kelahiran Lampung 24 Juli 1989 ini tetap menjadi andalan untuk menyumbangkan medali emas.
"Insya Allah [dapat medali] emas," kata Eko Yuli dihadapan Joko Pramono.