Menurut Syarif, daging kambing tidak berbahaya untuk dimakan. Justru sebaliknya, protein yang ada di daging kambing justru menjadi salah satu sumber energi pemain.
Sosok yang akrab disapa Papi itu mencontohkan, di gelaran SEA Games 2017 Malaysia lalu, para pemain Timnas Indonesia U-22 hampir setiap hari mengonsumsi daging kambing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pemain Timnas Indonesia U-22 mendapat energi dengan memakan daging kambing. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
"Kalau kolesterol, lemak darah dan trigliserida tinggi, aliran darah jadi lambat, suplay oksigen berkurang dan otot akan terasa berat dan sakit," jelasnya.
"Untuk menetralisasinya dibutuhkan banyak cairan, kalau makan daging banyak harus banyak minum air karena proses metabolisme makan daging tiga kali lebih banyak dari makanan lain selain daging," pungkasnya.
Lihat juga:Bonus Sama Rata untuk Timnas Indonesia U-22 |
Para pemain Timnas Indonesia U-22 mendapat energi dengan memakan daging kambing. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)