Arena Kuda Pulomas untuk Asian Games Rampung Akhir Desember

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Jumat, 27/10/2017 08:10 WIB
Arena Kuda Pulomas untuk Asian Games Rampung Akhir Desember Sejumlah uji coba pertandingan telah dipersiapkan hingga Februari 2018. (Dok. SEA Games)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pembangunan arena kuda atau equestrian park untuk Asian Games 2018 di Pulomas, Jakarta Timur, saat ini sudah mencapai 85 persen. Pembangunan arena berkuda di atas lahan seluas 407 ribu meter persegi itu telah dimulai sejak Februari 2017.

Presiden Direktur PT Pulo Mas Jaya, Bambang Mursalin, memperkirakan paling lambat akhir Desember 2017 pembangunan sudah 100 persen rampung.

"Bangunan utama yang sudah kelihatan itu tribune utama, bentuknya sudah kelihatan. Kedua adalah cross country track 25 hektare kawasan hijau untuk kuda berlari, yang tadinya lapangan golf, itu sudah selsai duluan," kata Bambang di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (26/10).


Adapun kehadiran Bambang di Balai Kota dalam rangka memenuhi panggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno untuk melaporkan perkembangan proyek beranggaran Rp417 miliar tersebut.
Kuda-kuda yang berasal dari luar Indonesia telah melalui proses biosecurity.Kuda-kuda yang berasal dari luar Indonesia telah melalui proses biosecurity. (Thinkstock/horsemen)
Lebih lanjut, Bambang mengatakan sebanyak 144 unit kandang kuda atau istal tinggal melalui tahap finishing karena hanya direnovasi. Begitu juga dengan tribune utama. Bangunan utama lainnya yang tinggal melalui tahap finishing adalah penginapan untuk perawat kuda sebanyak 91 unit.

"Lain-lainnya tinggal pengadaan isi dalam interior. Jadi dari segi waktu cukup optimistis, kami masih cukup waktu untuk menuju Asian Games," kata Bambang.

Dengan demikian, Bambang optimistis akhir Desember akan selesai fisik bangunan dan pengadaannya. Setelah itu akan digelar uji coba pertandingan. Adapun uji coba pertama sudah terlaksana pada 15 Oktober lalu di arena cross country.

"Karena hanya taman, ada danau, trek lari kuda, itu sudah uji coba. Kemudian rencananya di bulan Desember untuk arena lain, field of play. Uji coba ketiga direncanakan Januari atau Februari," kata Bambang.

Secara umum, desain arena pacuan kuda Pulomas diakui Bambang sudah berstandar internasional, termasuk kandang. Standar Internasional itu diakui oleh Federasi Equestrian Internasional.

Kandang kuda Pulomas hanya dipasang kipas angin sebagai penyejuk. Menurut Bambang hal tersebut tidak masalah karena kuda akan memiliki waktu untuk menyesuaikan diri dengan iklim negara tropis.

Bambang juga menyebut kuda-kuda yang berasal dari luar Indonesia telah melalui proses biosecurity, yang merupakan pencegahan tersebarnya bibit penyakit dari daerah tertentu.

"Mereka kan ada yang dari Arab juga. Kemudian ada standar khusus internasional, kuda-kuda mahal ada (melalui proses) biosecurity, misal ada kuda dari negara lain ternyata ada penyakit, dia tidak akan tertular," kata Bambang.