Tim yang berada di peringkat ke-16 dalam klasemen sementara tersebut tertinggal dua angka dari Perseru Serui yang menempati peringkat ke-15.
Hanya tersisa satu pertandingan lagi bagi Semen Padang sebelum Liga 1 berakhir yakni melawan PS TNI di Stadion Haji Agus Salim pada akhir pekan ini (12/11). Agar dapat bertahan di Liga 1, tim asuhan Syafrianto Rusli harus menang di laga terakhir itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semen Padang menyisakan satu laga penentuan menghadapi PS TNI untuk terhindar dari degradasi. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra) |
"Kami tak bisa cari alasan lain, tapi kami masih tersisa satu laga," katanya menambahkan.
"Mungkin dari kami sendiri juga kurang sabar atau hilang kepercayaan diri dalam bermain," ucap Hengki.
Suasana di ruang ganti, lanjut pemain berusia 36 tahun tersebut, pun bercampur antara perasaan menanggung beban dan tanggung jawab. Namun, ia yakin timnya masih mampu memikul tanggung jawab kepada masyarakat Sumatera Barat untuk memberikan yang terbaik hingga akhir kompetisi.
Semen Padang akan berusaha sekuat tenaga bertahan di Liga 1. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra) |
"Itu yang tidak bisa kami mungkiri, kami sesungguhnya tetap melihat hasil dari tim lain. Tapi kami tak ingin lihat ke sana dulu sekarang, yang penting kerja dulu. Insyaallah bisa menang pertandingan lawan PS TNI," ucapnya melanjutkan.
Mengenai performa PS TNI, Hengki menilai tim pendatang baru di kompetisi musim ini merupakan tim yang bagus. PS TNI, lanjutnya, sudah mulai berubah.
Lihat juga:Bhayangkara FC, Juara yang Dihujat |
"Mohon doa dan dukungan selalu untuk kami, khusus pertandingan lawan PS TNI," ujarnya lagi. (nva)
Semen Padang menyisakan satu laga penentuan menghadapi PS TNI untuk terhindar dari degradasi. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Semen Padang akan berusaha sekuat tenaga bertahan di Liga 1. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)