Atep: Persib Harus Segera Rekrut Pelatih Baru

T. Nugraha Pratama, CNN Indonesia | Senin, 27/11/2017 18:05 WIB
Atep: Persib Harus Segera Rekrut Pelatih Baru Atep (kiri) berharap Persib Bandung dapat memperbaiki penampilan pada musim depan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Bandung, CNN Indonesia -- Kapten Persib Bandung Atep berharap manajemen tim dapat bergerak cepat untuk mendukung kebangkitan Maung Bandung musim depan dengan mengumumkan pelatih baru.

Melihat pergerakan kesebelasan-kesebelasan lain yang sudah mendatangkan pemain dan pelatih baru, Atep pun berharap Persib dapat segera melakukan belanja pemain dan pelatih.

"Untuk musim depan, tentu harus ada evaluasi besar terhadap penampilan saya pribadi dan tim. Manajemen juga khususnya, harus bergerak cepat. Tim-tim lain sudah mulai merekrut pemain untuk komposisi tim, apa yang akan digunakan nanti. Tapi memang idealnya mengambil pelatih dulu buat Persib," terang Atep.


Menurut gelandang senior itu, pelatih baru menjadi faktor penting untuk memperbaiki penampilan Persib yang musim lalu terlempar dari persaingan papan atas dan terdampar di peringkat ke-13 klasemen Liga 1.
Atep menilai kedatangan pelatih baru Persib harus disegerakan demi prestasi di musim mendatang.Atep menilai kedatangan pelatih baru Persib harus disegerakan demi prestasi di musim mendatang. (CNNIndonesia.com/Adhi Wicaksono)
"Perekrutan pelatih harus secepat mungkin, agar menyiapkan timnya lebih bagus, karena untuk rekrutan pelatih butuh adaptasi, apalagi ada pemain-pemain baru jadi lebih cepat akan lebih baik. Kita berkaca dari prestasi musim ini yang di luar harapan kita semua, jadi musim depan bisa evaluasi dan memperbaiki," jelas pemain yang pernah membela Timnas Indonesia itu.

Atep tidak mempersoalkan asal negara pelatih yang akan didatangkan manajemen Persib. Baginya, sosok juru taktik yang layak menjadi nakhoda tim Pangeran Biru adalah pelatih berkompeten.

"Yang terpenting kita berharap Pelatih ini bisa mengangkat prestasi tim, jadi lebih cepat lebih baik agar pelatihnya bisa melihat kondisi tim, apalagi kalau pelatihnya belum pernah menangani tim di Indonesia dia akan kesulitan, istilah tidak tahu kultur dan pemain-pemainnya. Jadi lebih cepat lebih baik," ucap Atep. (nva/har)