Dilirik Persib, Irfan Jaya Ogah Tinggalkan Persebaya
Jun Mahares & Arby Rahmat | CNN Indonesia
Kamis, 30 Nov 2017 02:55 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Gelar Pemain Terbaik Liga 2 2017 membuat pamor Irfan Jaya semakin menanjak. Tak heran bila klub-klub elite kasta tertinggi mulai meliriknya. Namun, pemain sayap lincah itu menegaskan ingin bertahan di Persebaya Surabaya.
Persebaya memang klub yang membesarkan namanya. Meski mengaku sudah dibanjiri tawaran, namun Irfan merasa betah di tim Bajul Ijo yang atmosfer tim sudah terjalin seperti keluarga kedua baginya.
“Memang ada klub yang menawarkan saya untuk bergabung. Tapi, saya masih mau bermain di Persebaya. Karena saya senang di sini,” kata Irfan.
“Saya senang karena kekeluargaan yang ada di Persebaya. Kami semua kompak, solid, dalam tim sudah seperti keluarga. Manajemen semua baik.”
Pemain kelahiran Bantaeng, 1 Mei 1996 ini memang layak meraih gelar individu. Perannya di sektor sayap amat krusial bagi Persebaya. Buktinya, Irfan sukses menorehkan sembilan gol dan enam assist dari total 20 pertandingan.
Pemain jebolan PSM Makassar junior itu mengaku tak menyangka bisa meraih gelar Pemain Terbaik Liga 2. Penghargaan individu ini dipersembahakn untuk tim, keluarga, dan suporter loyal Persebaya: Bonek.
“Saya tak menyangka bisa jadi pemain terbaik. Saya hanya fokus membawa Persebaya juara. Tapi ini lah yang saya dapat berkat kerja keras. Dukungan keluarga dan Bonek, jadi motivasi kami di lapangan.”
“Hadiah ini nanti dipakai untuk acara dengan rekan setim. Untuk keluarga, insya Allah bisa untuk umrah orangtua,” ujar Irfan.
Irfan bisa berprestasi lebih tinggi lagi bersama Persebaya yang promosi ke Liga 1 musim depan. Peluang untuk berseragam timnas Indonesia juga terbuka lebar bagi pemain berusia 21 tahun itu. (jun)
Persebaya memang klub yang membesarkan namanya. Meski mengaku sudah dibanjiri tawaran, namun Irfan merasa betah di tim Bajul Ijo yang atmosfer tim sudah terjalin seperti keluarga kedua baginya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Irfan Jaya (kanan) mencetak dua dari tiga gol kemenangan Persebaya atas PSMS Medan di final Liga 2 2017. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Pemain kelahiran Bantaeng, 1 Mei 1996 ini memang layak meraih gelar individu. Perannya di sektor sayap amat krusial bagi Persebaya. Buktinya, Irfan sukses menorehkan sembilan gol dan enam assist dari total 20 pertandingan.
Irfan Jaya menegaskan akan tetap berseragam Bajul Ijo di Liga 1 musim depan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Irfan bisa berprestasi lebih tinggi lagi bersama Persebaya yang promosi ke Liga 1 musim depan. Peluang untuk berseragam timnas Indonesia juga terbuka lebar bagi pemain berusia 21 tahun itu. (jun)
Irfan Jaya (kanan) mencetak dua dari tiga gol kemenangan Persebaya atas PSMS Medan di final Liga 2 2017. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Irfan Jaya menegaskan akan tetap berseragam Bajul Ijo di Liga 1 musim depan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)