Ketum Cuti, PSSI Dipanggil Menpora

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Senin, 19/02/2018 19:12 WIB
Ketum Cuti, PSSI Dipanggil Menpora Menpora Imam Nahrawi akan memanggil PSSI terkait status cuti Edy Rahmayadi dari jabatan ketua umum. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bakal memanggil PSSI pekan ini. Salah satu agendanya, membahas status cuti yang diajukan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi.

Sejauh ini, Menpora Imam mengaku belum mendapatkan penjelasan dari PSSI terkait status cuti sang ketua umumnya tersebut. Selain itu, ada beberapa bahasan lain yang akan ditanyakan langsung Imam kepada perwakilan PSSI yang hadir dalam pertemuan nanti.

"Rabu (21/2) pagi saya akan bertemu dengan PSSI," kata Imam melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Senin (19/2).


"Salah satunya (pembahasan) soal cuti dan persiapan Asian Games 2018, karena dana pelatnas (cabor sepak bola) sudah dikirim ke PSSI," ucap Imam menambahkan.

Joko Driyono akan menjabat sebagai pelaksana tugas Ketua Umum PSSI yang untuk sementara ditinggalkan Edy Rahmayadi.Joko Driyono akan menjabat sebagai pelaksana tugas Ketua Umum PSSI yang untuk sementara ditinggalkan Edy Rahmayadi. (CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)
Imam juga bakal menanyakan soal kejelasan kompetisi Liga 1 2018 beserta masalah yang selama ini masih menyelimuti. Termasuk pembahasan tunggakan dana subsidi klub peserta Liga 1 2017 yang hingga saat ini belum dibayar lunas.

Selain itu, utang PSSI kepada mantan Ketua Umum La Nyalla Mattalitti yang saat ini terus ditagih untuk diselesaikan.
Karena sedang cuti, Edy Rahmayadi tidak berada di tribune VVIP saat final Piala Presiden 2018.Karena sedang cuti, Edy Rahmayadi tidak berada di tribune VVIP saat final Piala Presiden 2018. (Biro Setpres/Laily Rachev)
"Biar nanti semuanya dijelaskan (dalam pertemuan itu)," Imam menjelaskan.

Sebelumnya, Komite Ekesekutif (Exco) PSSI menyetujui permohonan cuti Ketum Edy Rahmayadi dan menunjuk Waketum PSSI Joko Driyono sebagai pelaksana tugas posisi tersebut.

Edy mengajukan cuti mulai 12 Februari hingga 30 Juni mendatang. Pengajuan cuti ini tidak lepas dari keputusan Edy untuk maju dalam pemilihan Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023. Exco pun kemudian menerima pengajuan cuti tersebut. (har)