TC Timnas Indonesia Hapus Lara Spaso di Piala Presiden 2018

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Selasa, 20/02/2018 17:48 WIB
TC Timnas Indonesia Hapus Lara Spaso di Piala Presiden 2018 Ilija Spasojevic menilai kembali ke Timnas Indonesia seperti kembali ke keluarga. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Striker Bali United, Ilija Spasojevic, mengaku senang bisa kembali ke Timnas Indonesia untuk menjalani training camp (TC) atau pemusatan latihan pada Februari ini.

Pemain naturalisasi asal Montenegro itu pun mengaku seperti menemukan semangatnya kembali dengan berlatih di Timnas Indonesia. Maklum, timnya baru saja kalah 0-3 dari Persija Jakarta di final Piala Indonesia 2018 di SUGBK, Sabtu (19/2).

Sebelumnya, pemain yang akrab disapa Spaso itu tidak dipanggil pelatih Luis Milla pada pemusatan latihan Januari lalu. Ketika itu, Timnas Indonesia tengah bersiap melakoni uji coba melawan Timnas Islandia.


"Kembali ke timnas luar biasa, apalagi saya baru saja sedih dan kecewa kalah di final, ini membantu saya dan memotivasi saya," ujar Spaso.
Ilija Spasojevic tidak dipanggil dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia pada Januari lalu.Ilija Spasojevic tidak dipanggil dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia pada Januari lalu. (ANTARA FOTO/Wahyu Puro A)
"Walau hanya pemusatan latihan, tapi saya merasa sangat senang di sini, seperti kembali ke keluarga," Spaso menambahkan.

Kendati demikian, mantan pemain Bhayangkara FC itu mengatakan kondisi fisiknya jauh dari sempurna untuk saat ini.
Spaso melakoni banyak pertandingan sejak Januari hingga Februari yang membuat kondisi fisiknya kurang ideal untuk saat ini.Spaso melakoni banyak pertandingan sejak Januari hingga Februari yang membuat kondisi fisiknya kurang ideal untuk saat ini. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Maklum, sejak Januari lalu, Bali United harus melakoni banyak pertandingan. Mulai dari kualifikasi Liga Champions, Piala Presiden 2018, hingga laga Piala AFC. Serdadu Tridatu menjalai laga-laga itu tidak saja di kandang, tetapi juga tandang.

"Banyak pertandingan, jadi tidak ideal. Namun saya tidak mengeluh dan hanya bekerja keras. Saat ini sudah tidak ada Piala Presiden saya bisa konsentrasi ke liga dan Piala AFC," pemain 30 tahun itu menuturkan. (sry/jun)