Komunikasi Masih Jadi Kendala Pemain Timnas Indonesia

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Selasa, 20/02/2018 16:46 WIB
Komunikasi Masih Jadi Kendala Pemain Timnas Indonesia Beberapa pemain Timnas Indonesia masih memiliki masalah dalam berkomunikasi dengan tim pelatih saat pemusatan latihan. (CNNIndonesia/M Arby Rahmat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa pemain yang tergabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia masih memiliki masalah komunikasi dengan tim pelatih. Seperti Muhammad Arfan yang kesulitan berkomunikasi dengan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla.

Kendati demikian, Arfan masih tetap bisa menyelesaikan semua materi latihan yang diberikan pelatih di lapangan. Pemain PSM Makassar itu untuk kali kedua dipanggil Timnas Indonesia usai didapuk sebagai pemain muda terbaik di kompetisi Liga 1 2017.

"Saya masih kesulitan komunikasi dengan pelatih. Karena, saya agak kurang mengerti bahasanya. Lebih karena faktor bahasa saja kesulitannya," kata Arfan usai latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Selasa (20/2).

Beruntung ada striker Ilija Spasojevic yang membantunya mengerti perintah dan arahan pelatih di lapangan. Spaso menjadi penerjemah bahasa Spanyol dadakan bagi pemain lain.


"Tadi sih paling Spaso yang jadi penerjemah kalau pelatih kasih [materi] latihan. Dia jadi penerjemah dadakan juga di lapangan tadi. Jadi sedikit-sedikit paham," ungkap Arfan.
Ilija Spasojevic menjadi penerjemah dadakan bagi pemain Timnas Indonesia lainnya dalam pemusatan latihan kali ini.Ilija Spasojevic menjadi penerjemah dadakan bagi pemain Timnas Indonesia lainnya dalam pemusatan latihan kali ini. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
Sebelumnya, ada Syahrian Abimanyu dan Samuel Christianson yang menjadi penerjemah bahasa Spanyol pada sesi latihan Senin (19/2).

Kendati demikian, berbeda dengan Arfan, bek Bagas Adi Nugroho tidak merasa bahasa menjadi masalahanya mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia.
Bagas Adi Nugroho tidak memiliki kendala dalam berkomunikasi dengan tim pelatih Timnas Indonesia.Bagas Adi Nugroho tidak memiliki kendala dalam berkomunikasi dengan tim pelatih Timnas Indonesia. (CNN Indonesia/Jun Mahares)
"Karena sudah terbiasa sejak tahun lalu. Saat ini makin percaya pada teman, pada tim dan kami Insyaallah yakin," ucap Bagas.

Pemain Arema FC itu menilai persaingan di Timnas Indonesia makin ketat. Hal itu tidak lain setelah masuknya pemain baru seperti kiper Muhammad Ridho (Borneo FC), bek I Made Andhika Perdana Wijaya (Bali United), Dandi Maulana Abdulhak (Barito Putra), dan gelandang Nelson Alom (Persebaya).

"Persaingan memang selalu ketat. Pemain lama dan pemain baru selalu menunjukkan yang terbaik," kata Bagas usai latihan, Selasa (20/2). (sry/jun)