Motor Cepat, Lorenzo Masih Optimistis Bersaing di MotoGP 2018

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Selasa, 20/03/2018 15:19 WIB
Motor Cepat, Lorenzo Masih Optimistis Bersaing di MotoGP 2018 Jorge Lorenzo gagal meraih poin pada balap perdana di MotoGP 2018. (AFP PHOTO / MANAN VATSYAYANA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jorge Lorenzo mengawali MotoGP 2018 dengan hasil mengecewakan. Menjalani musim keduanya bersama Ducati, Lorenzo justru gagal finis di MotoGP Qatar 2018.

Meskipun jatuh di lap ke-12, Lorenzo mengaku bisa memacu motornya lebih cepat. Juara dunia MotoGP tiga kali itu masih bisa merasakan kecepatan motor Ducati Desmosedici GP 18 sebelum insiden kecelakaan menimpanya.

Lorenzo yakin jika kinerja rem depannya tidak bermasalah, ia bisa finis di posisi terbaik termasuk peluang meraih podium.


"Ada banyak pebalap yang melaju dengan kecepatan yang sama. Beruntung bagi saya mereka pergi lebih cepat dari saya di awal balapan. Saya semakin cepat dan mereka semakin lambat."

"Untuk pertama kalinya saya merasa bahwa saya lebih cepat di paruh kedua daripada yang pertama. Ini adalah pertama kali saya merasakannya. Tapi sayangnya saya tidak bisa membuktikannya karena saya jatuh," ucap Lorenzo dikutip Crash.net.

Jorge Lorenzo gagal finis di MotoGP Qatar 2018.Jorge Lorenzo gagal finis di MotoGP Qatar 2018. (AFP PHOTO / Mohd RASFAN)
Sepanjang balapan, Lorenzo menyebut mampu melewati Jack Miller yang melaju dengan sangat cepat. Ia juga semakin dekat dengan Andrea Iannone untuk bisa bergabung ke kelompok pebalap di depannya.

"Saya semakin cepat dan merasa lebih nyaman. Entahlah tapi sepertinya saya tidak dinaungi kebereuntungan karena saya tidak dapat mengerem," ujarnya.

"Seperti yang saya katakan kemarin, semuanya mungkin dan hari ini saya semakin cepat dan cepat dan mampu bersaing dengan pebalap-pebalap terdepan. Tetapi kita tidak akan pernah tahu apa yang terjadi setelah itu," terang Lorenzo yang baru meraih tiga podium bersama Ducati pada tahun lalu.

Lorenzo merasakan musim terburuknya di MotoGP setelah pindah dari Yamaha ke Ducati pada 2017. Sejak berlaga di MotoGP pada 2008 baru pada tahun lalu Lorenzo mengakhiri musim di luar posisi lima besar. (nva/bac)