Promosi Asian Games Dikurangi Selama Piala Dunia 2018

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Rabu, 21/03/2018 15:40 WIB
Promosi Asian Games Dikurangi Selama Piala Dunia 2018 Piala Dunia 2018 Rusia akan digelar 14 Juni hingga 15 Juli mendatang. (AFP PHOTO / ADRIAN DENNIS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto mengatakan promosi Asian Games 2018 akan berkurang selama Piala Dunia 2018. Langkah itu diambil agar promosi Asian Games 2018 yang dilakukan tidak sia-sia.

Gatot mengapresiasi kemeriahan Piala Dunia 2018 yang akan digelar di Rusia pada 14 Juni hingga 15 Juli mendatang. Kondisi itu membuat pihak Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 [INASGOC] akan mengurangi promosi selama Piala Dunia 2018.

Gatot yang juga merupakan asisten keuangan INASGOC mengatakan promosi Asian Games 2018 terasa akan sia-sia jika dilakukan saat Piala Dunia 2018 berlangsung. Asian Games 2018 rencananya akan digelar pada 18 Agustus hingga 2 September mendatang.


"Kami di INASGOC dengan adanya Piala Dunia 2018, promosi akan mengerem sedikit. Setelah Piala Dunia selesai, akan kami genjot lagi," kata Gatot usai Media Briefing PestaBola di Jakarta, Rabu (21/3).

Gatot S. Dewa Broto menyadari popularitas Piala Dunia 2018 di Indonesia sulit ditandingi.Gatot S. Dewa Broto menyadari popularitas Piala Dunia 2018 di Indonesia sulit ditandingi. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
"Kami sadar diri bahwa Piala Dunia magnetnya besar sekali. Maka dari itu, daripada membuang waktu dan energi, promosi Asian Games kami rem sedikit saat Piala Dunia," ucap Gatot menambahkan.

Saat ini Gatot mengatakan INASGOC sudah menggenjot segala kegiatan promosi lewat baliho, media, dan sebagainya demi meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap Asian Games 2018. Gatot mengakui masyarakat Indonesia masih banyak yang belum bisa membedakan antara Asian Games dan SEA Games.

"Makanya ini ditingkatkan. Tapi ketika Piala Dunia, kami tidak ngotot. Setelah Piala Dunia, kami gas lagi. Pada 16 Juli sampai dengan 18 Agustus, itu waktunya untuk reli obor. Di situ kami akan habis-habisan untuk promosinya," ujar Gatot.

Transmedia akan menyiarkan langsung pertandingan Piala Dunia 2018.Transmedia akan menyiarkan langsung pertandingan Piala Dunia 2018. (AFP PHOTO / Mladen ANTONOV)
Kendati begitu Gatot tetap mendukung kegiatan nobar [nonton bareng] Piala Dunia 2018 di Indonesia. Terlebih Kemenpora baru saja mendapatkan sertifikat lisensi Nobar Piala Dunia 2018 untuk 14 Juni sampai 15 Juli 2018 dari FMA selaku pemegang lisensi siar Piala Dunia di Indonesia.

"Kemenpora pun mengikuti prosedur yang sama untuk menggelar nobar, kami kontak FMA. Bahkan rencana kami, kami gelar nobar full dan tidak pungut biaya. Apapun bentuk hak asasi untuk nobar, itu ikuti regulasi yang ada. Kalau ditanya kenapa semangat gelar nobar? Karena bola punya daya tarik tersendiri," ucap Gatot.

Piala Dunia 2018 bisa disaksikan secara langsung di Trans TV dan Trans7 setelah Transmedia menjadi licensed broadcaster Piala Dunia 2018. Sedangkan highlight pertandingan akan disajikan di CNNIndonesia.com. (har)