Honda Mengaku Dekati Johann Zarco

Nova Arifianto, CNN Indonesia | Rabu, 21/03/2018 23:21 WIB
Honda Mengaku Dekati Johann Zarco Johann Zarco meraih pole position pada MotoGP Qatar 2018. (AFP PHOTO / KARIM JAAFAR)
Jakarta, CNN Indonesia -- Repsol Honda menjadi salah satu tim papan atas dalam peta persaingan MotoGP. Namun selain Marc Marquez yang berhasil menjadi juara empat kali dalam lima tahun terakhir, Dani Pedrosa kerap terlempar dari persaingan gelar.

Pedrosa yang tampil di balap motor primer sejak 2006 berada di luar peringkat tiga besar pada klasemen akhir.

Kiprah Pedrosa yang tidak terlalu bersinar memunculkan kabar negosiasi Repsol Honda dengan pebalap lain termasuk Johann Zarco yang tergolong pebalap baru di kelas MotoGP.

Ketertarikan Honda kepada pebalap lain untuk menggantikan Pedrosa tidak ditampik tim yang telah menjadi juara di kelas utama sebanyak sembilan kali itu.

Honda melirik Johann Zarco yang tampil impresif pada MotoGP 2017.Honda melirik Johann Zarco yang tampil impresif pada MotoGP 2017. (AFP PHOTO / KARIM JAAFAR)
"Hal pertama yang kami lakukan adalah mengejar tanda tangan Marc untuk dua tahun ke depan secepat mungkin. Sekarang kami akan menentukan siapa yang akan menjadi pebalap kedua, kami belum berbicara serius dengan Dani Pedrosa," kata manajer balap Honda HRC, Carlo Fiorani.

"Kami harus menghormatinya karena bersama dengan Mick Doohan dia adalah pebalap yang berhasil mencetak banyak kemenangan bersama Honda. Kami tidak bisa memperlakukannya sebagai pebalap kedua. Ini tidak menghalangi kami berbicara dengan pebalap lainnya," sambung Fiorani.

Sosok yang menjalani fungsi humas bagi Honda di MotoGP, Moto2, dan Moto3 mengakui bos tim Alberto Puig sedang berbicara dengan Zarco.

Selain Zarco, Fiorani juga menyebut Andrea Dovizioso di Tuttomotoriweb. Fiorani mengaku runner-up MotoGP musim lalu sebagai teman dekatnya.

"Sulit untuk memilih antara Zarco dan Dovizioso jika Dani tidak berlanjut. Andrea adalah teman saya, dia telah menjalani banyak musim di Honda, sebagai seorang profesional dan sebagai orang Italia."

"Saat ini Italia adalah pasar paling penting di Eropa. Secara personal saya ingin memilih Andrea, tapi rumit untuk mewujudkannya dan saya pikir Ducati akan melakukan apapun untuk menjaganya," ujar Fiorani. (bac)