Mario Gomez mengaku salut dengan karakter Malisic yang mampu menahan emosi terkait insiden kecil saat Persib menahan Arema FC 2-2 pada pekan keempat Liga 1 2018.
Saat itu pemain yang akrab disapa Mali tersebut mampu menahan diri dari provokasi yang dilakukan bek Singo Edan, Arthur Da Cunha. Pemain asal Brasil itu menanduk Malisic yang berusia 33 tahun tersebut pada pengujung laga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bojan Malisic dinilai terbukti cocok jadi kapten Persib usai insiden di Malang. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa) |
Sejak awal, Mario Gomez memang yakin Malisic bakal tepat menjadi kapten skuat Maung Bandung. Ia menganggap timnya memang butuh sosok yang bisa mengendalikan situasi, terutama ketika melakoni laga krusial.
"Ini semua tentang karakter. Jika seorang pemain tidak memiliki karakter serta kepribadian yang baik, tentu dia tidak akan menjadi seorang kapten," ujar pelatih asal Argentina tersebut.
Bukan hanya itu, sejumlah oknum pendukung tim tuan rumah melakukan pelemparan botol minuman dan benda-benda lainnya ke dalam lapangan pada laga tersebut.
"Sudah tidak apa-apa. Beruntung ini hanya luka kecil saja. Tapi, jujur ini kali pertama saya [alami] selama berkarier di dunia sepak bola. Saya rasa luka ini kemarin ada seseorang yang melempar batu dari atas," ujar Gomez, Senin (16/4). (sry)
Bojan Malisic dinilai terbukti cocok jadi kapten Persib usai insiden di Malang. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)