3 Calon Penyerang Timnas Indonesia Usai PSSI Anniversary Cup

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Jumat, 04/05/2018 07:37 WIB
3 Calon Penyerang Timnas Indonesia Usai PSSI Anniversary Cup Beto Goncalves masuk radar pelatih Timnas Indonesia. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ada tiga calon penyerang Timnas Indonesia yang masuk dalam bidikan tim kepelatihan usai PSSI Anniversary Cup 2018.

Ketiga pemain tersebut antara lain Boaz Solossa, Greg Nwokolo, dan Alberto Goncalves. Mereka bisa menjadi pilihan untuk memperkuat lini serang Merah Putih di Asian Games atau Piala AFF 2018.
"Boaz sempat masuk dalam daftar panggilan, semoga di kompetisi bisa lebih baik mainnya sehingga bisa masuk Timnas Indonesia lagi. Selain itu, kemarin kami sempat analisis Greg dan Beto [sapaan Alberto]," kata asisten pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti.

"Kami lihat performa mereka di Liga 1. Tapi mereka memiliki kesempatan [dipanggil Timnas Indonesia]," Bima Sakti menambahkan.


Setelah PSSI Anniversary Cup 2018 yang berakhir pada 3 Mei, Timnas Indonesia bakal mencari satu calon lawan uji coba lagi sebelum Asian Games 2018. Bima mengharapkan kekuatan calon lawan tersebut hampir sama dengan yang ada di Anniversary Cup.

Boaz Solossa kembali diperhitungkan masuk Timnas Indonesia.Boaz Solossa kembali diperhitungkan masuk Timnas Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Sementara itu, Timnas Indonesia gagal mencetak satu pun gol di ajang PSSI Anniversary Cup 2018. Striker Garuda yang diboyong Luis Milla, yakni Lerby Eliandry dan Ilija Spasojevic, tak menunjukkan performa bagus.

"Karena itu sangat penting sekali supaya pemain bisa improvisasi, mengerti apa kekurangan mereka dan yang perlu diperbaiki di TC [training camp] berikutnya. Artinya, uji coba lawan tim Asia. Dan TC terakhir sebelum Piala AFF, Coach Milla memberi masukan agar cari lawan yang levelnya di bawah supaya menambah kepercayaan diri pemain," katanya menambahkan.

3 Calon Penyerang Timnas Indonesia Usai PSSI Anniversary Cup
Terkait Piala AFF, Bima mengatakan sebagian besar pemain U-23 akan memperkuat Timnas Indonesia. Alasannya adalah para pemain tersebut, menurut dia sudah semakin kompak.

"Dasarnya mereka sudah mengerti bagaimana chemistry antar pemain terutama di U-23, jadi tinggal masukkan beberapa pemain senior yang beberapa kali sudah pernah dicoba pelatih Luis Milla. Kami butuh pemain depan, karena kami butuh pemain yang punya finishing touch bagus, kemudian bisa angkat motivasi pemain," ucap Bima.

"Coach Luis menyampaikan juga agar cari pemain belakang yang punya karakter, komunikasi bagus, sehingga bisa jadi komando di belakang," ucapnya melanjutkan.

Lebih lanjut, Bima memasang target juara untuk Indonesia di Piala AFF 2018. "Saya pikir semua juga berharap dan berdoa untuk tidak runner-up. Semoga saja jadi pertanda baik tahun ini karena saya sempat memegang Piala AFF 2018 dengan tangan kanan," ujarnya. (jun/bac)