Kadispora DKI Klaim Sudah Bayarkan Gaji Atlet Pelatda

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Kamis, 14/06/2018 03:13 WIB
Kadispora DKI Klaim Sudah Bayarkan Gaji Atlet Pelatda Ilustrasi - Kadispora mempersilakan atlet yang merasa belum mendapat hak untuk melapor. (Istockphoto/Artem_Furman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta Ratiyono mengklaim sudah membayarkan gaji atlet yang sedang menjalani persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.

Ratiyono mengungkapkan sudah membayarkan gaji hampir 430 orang, termasuk atlet, pelatih, asisten pelatih serta tim pendukung lain.


"Semua atlet yang datanya masuk dari semua cabor akan divalidasi. Semua cabor sudah kita bayarkan mulai Januari sampai Mei. Tahap pertama kami lakukan di April dan Mei kami salurkan," kata Ratiyono melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com, Rabu (13/6).


Selain harus terdaftar dan memiliki SK (Surat Keputusan) Pelatda (Pemusatan Latihan Daerah), atlet juga harus melengkapi berkas administrasi berupa nomor rekening dengan nama sesuai KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang asli.

Ratiyono mempersilakan atlet melapor bila belum menerima hak mereka.

"Kami ini sifatnya terbuka, kalau memang (uangnya) belum masuk, datang ke kantor kami untuk cek. Kalau namanya ada, akan kami validasi dulu berdasarkan data dari KONI DKI dan Dispora. Benar tidak nomor rekeningnya," ungkap Ratiyono.

"Kami juga cek lebih dulu ke lokasi latihan, benar tidak latihan, cek jadwal latihannya juga. Intinya negara tidak boleh menelantarkan atlet. Kalau ada yang merasa terlantar, silakan lapor," imbuhnya.

Sebelumnya, surat terbuka yang dituliskan seseorang bernama Emerson Yuntho terkait nasib atlet menjadi viral. Dalam surat tersebut dituliskan Emerson ada seorang atlet yang enggan disebutkan namanya mengaku uang sakunya belum dibayarkan selama enam bulan terakhir.

Padahal, atlet tersebut tengah mengikuti Pelatda guna mempersiapkan diri jelang PON 2020 di Papua.


Selain jadi atlet cabang olahraga bela diri, ia juga disebut menjadi pekerja lepas di sebuah percetakan di bilangan Jakarta Timur dengan penghasilan yang tidak menentu.

Kadispora DKI Klaim Sudah Bayarkan Gaji Atlet Pelatda
Khusus DKI Jakarta, besaran dana bantuan pembinaan yang dialokasikan untuk Atlet Rp3.55 juta/bulan, pelatih Rp4.460 juta/bulan dan asisten pelatih Rp4.360/bulan. (ptr/bac)