Sejarah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 14/06/2018 17:03 WIB
Sejarah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia James Rodriguez menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2014 dengan torehan enam gol. (Henry Romero)
Jakarta, CNN Indonesia -- Piala Dunia menjadi panggung para pemain untuk menunjukkan performa terbaiknya di lapangan. Salah satu pemain yang bakal mencuri perhatian di Piala Dunia adalah pemain yang menjadi pencetak gol terbanyak di turnamen tersebut.

Ada yang lebih dulu terkenal baru kemudian menyabet gelar pencetak gol terbanyak, namun ada pula yang sukses meraih sepatu emas Piala Dunia dan kemudian popularitasnya meroket.

Dilansir dari FIFA Archive, berikut kisah-kisah para pencetak gol terbanyak Piala Dunia sejak edisi pertama Piala Dunia 1930 hingga 2014.


1930 - Guillermo Stabile (Argentina)

Edisi Piala Dunia pertama yang digelar pada 1930 di Uruguay menjadi spesial bagi pemain Argentina, Guillermo Stabile. Delapan gol berhasil yang ia cetak dalam empat laga menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia 1930.

Uniknya, partisipasi Stabile di Piala Dunia hanya berlangsung satu edisi di tahun 1930. Sebelum dan sesudahnya, Stabile tidak lagi memperkuat La Albiceleste di karier internasionalnya.

Guilermo Stabile menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia edisi pertama tahun 1930.Guilermo Stabile menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia edisi pertama tahun 1930. (AFP PHOTO / AFP PHOTO / STAFF)
1934 - Oldrich Nejedly (Cekoslowakia)

Mencatatkan empat kali penampilan bersama timnas Cekoslowakia, Nejedly berhasil menyabet penghargaan Sepatu Emas Piala Dunia 1934 dengan raihan lima golnya. Hattrick Nejedly ke gawang Jerman pada semi final Piala Dunia 1934 membawa Cekoslowakia ke partai puncak bertemu dengan Italia. Nasib Nejedly mirip dengan Guillermo Stabile karena Cekoslowakia kalah dari Italia di partai puncak.

1938 - Leonidas da Silva (Brasil)

Memperkuat tim nasional Brasil di Piala Dunia 1938, Leonidas mencetak tujuh gol dalam empat penampilannya bersama Tim Samba yang membawa ia sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia.

1950 - Ademir (Brazil)

Ademir Marques de Menezes, penyerang tim nasional Brasil itu membukukan namanya sebagai top skor Piala Dunia 1950 dengan raihan delapan gol. Ademir mencatatkan quattrick ketika Brasil mempermalukan Swedia 7-1 di fase grup.

1954 - Sandor Kocsis (Hungaria)

Penyerang Hungaria, Sandor Kocsis mengakhiri Piala Dunia 1954 sebagai pencetak gol terbanyak dengan raihan 11 gol sepanjang turnamen. Sebanyak sembilan gol dicetak Sandor Kocsis di babak grup, sedang dua gol lainnya tercipta di pertandingan final.

1958 - Just Fontaine (Prancis)

Just Fontaine mencatatkan rekor 13 gol di Piala Dunia yang belum bisa dipecahkan sampai saat ini.Just Fontaine mencatatkan rekor 13 gol di Piala Dunia yang belum bisa dipecahkan sampai saat ini. (AFP PHOTO / STAFF)
Just Fontaine menyandang predikat pencetak gol terbanyak Piala Dunia 1958 di Swedia dengan torehan 13 gol. Jumlah gol tersebut menjadikan Fontaine sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu turnamen di seluruh edisi Piala Dunia sejauh ini.

1962 - Vava, Garrincha(Brasil), Florian Albert (Hungaria), Valentin Ivanov (Soviet Union),Drazen Jerkovic (Yugoslavia), Leonel Sanchez (Chile)

Untuk pertama kalinya dalam sejarah edisi Piala Dunia, gelar pencetak gol terbanyak Piala Dunia Chile 1962 dipegang oleh enam pemain sekaligus yang sama-sama mencetak empat gol sepanjang turnamen. Brasil menempatkan dua wakilnya (Vava dan Garrincha), sedangkan Hungaria (Florian Albert), Uni Soviet (Valentin Ivanov), Yugoslavia (Drazen Jerkovic), dan Chile (Leonel Sanchez).

1966 - Eusebio (Portugal)

Penyerang Portugal, Eusebio da Silva Ferreira berhasil menyarangkan sembilan gol sepanjang Piala Dunia 1966 di Inggris. Catatan itu membuatnya menyabet penghargaan Sepatu Emas. Eusebio juga membuat rekor gol penalti terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, yakni empat gol.

1970 - Gerd Mueller (Jerman)

Di Piala Dunia 1970, Gerd Mueller dua kali hattrick ke gawang Bulgaria dan Peru.Di Piala Dunia 1970 Gerd Mueller dua kali hattrick ke gawang Bulgaria dan Peru. (AFP PHOTO / STAFF)
Penyerang tim nasional Jerman, Gerd Mueller mencetak 10 gol di Piala Dunia 1970. Mueller tercatat mencetak dua kali hattrick ke gawang Bulgaria dan Peru. Dua gol Mueller di semi final tidak mampu membawa Jerman ke final setelah takluk dari Italia 3-4.

1974 - Grzegorz Lato (Polandia)

Pemain sayap tim nasional Polandia, Grzegorz Lato, memenangi penghargaan Sepatu Emas Piala Dunia 1974 di Jerman dengan tujuh golnya sepanjang turnamen. Lato mengakhiri karir internasionalnya selepas Piala Dunia 1982. Sebanyak 104 pertandingan telah ia lewati bersama tim nasional dengan torehan 45 gol. Pada 2008, Lato terpilih menjadi Presiden Asosiasi Sepak Bola Polandia (PZPN).

1978 - Mario Kempes (Argentina)

Piala Dunia 1978 tentu tidak akan terlupakan bagi penyerang tim nasional Argentina, Mario Kempes yang sukses meraih Sepatu Emas. Dengan torehan enam golnya sepanjang turnamen, Kempes juga didaulat sebagai pemain terbaik dengan membawa pulang penghargaan Bola Emas. Sukses Kempes makin lengkap karena trofi Piala Dunia 1978 juga berhasil diraih Kempes bersama tim nasional Argentina.

1982 - Paolo Rossi (Italia)


Penyerang tim nasional Italia, Paolo Rossi menyumbangkan enam gol dalam kesuksesan Italia membawa pulang gelar Piala Dunia 1982. Rossi menjadi satu dari tiga pemain yang memenangkan tiga penghargaan sekaligus di Piala Dunia (Sepatu Emas, Bola Emas, dan Piala Dunia). Cemerlangnya Rossi di Piala Dunia 1982 membuat ia terpilih sebagai penerima penghargaan Ballon d'Or tahun 1982.

1986 - Gary Lineker (Inggris)

Enam gol Gary Lineker bersama tim nasional Inggris cukup membuatnya membawa pulang Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia 1986 di Meksiko. Hingga kini, Lineker memegang rekor pesepakbola Inggris dengan jumlah gol terbanyak di Piala Dunia dengan total 10 gol. Ia juga jadi satu-satunya pesepakbola Inggris yang pernah meraih Sepatu Emas.

1990 - Salvatore Schillaci (Italia)

Ekspektasi publik Italia kepada tim nasionalnya di Piala Dunia 1990 begitu tinggi dengan komposisi tim yang diisi nama-nama mentereng seperti Roberto Baggio, Donadoni, Franco Baresi, hingga Paolo Maldini. Namun, nama Salvatore Schillaci yang datang dari bangku cadangan justru menjadi bintang baru publik Italia. Dengan torehan enam gol, Salvator Schillaci meraih Sepatu Emas Piala Dunia 1990 sekaligus mendapatkan penghargaan Bola Emas.

1994 - Oleg Salenko (Russia) dan Hristo Stoichkov (Bulgaria)

Piala Dunia 1994 Amerika Serikat melahirkan dua pencetak gol terbanyak. Oleg Salenko dari Russia dan Hristo Stoichkov dari Bulgaria yang sama-sama mencetak enam gol di turnamen tersebut. Meskipun sama-sama mencetak enam gol, uniknya menit bermain kedua pemain ini berbeda jauh. Salenko hanya bermain selama 215 menit (tiga pertandingan) sedangkan Stoichkov memiliki menit bermain 642 menit (tujuh pertandingan).

1998 - Davor Suker (Kroasia)

Selain meraih Sepatu Emas, Davor Suker juga meraih Bola Perak di Piala Dunia 1998.Selain meraih Sepatu Emas, Davor Suker juga meraih Bola Perak di Piala Dunia 1998. (AFP PHOTO / VINCENT AMALVY)
Davor Suker, penyerang tim nasional Kroasia didaulat sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia 1998 dengan total enam gol. Kegemilangan Suker itu membawanya meraih penghargaan Silver Ball yang merupakan trofi untuk runner up untuk pemain terbaik dan masuk dalam jajaran All Star Team Piala Dunia 1998.

2002 - Ronaldo (Brasil)

Ronaldo Luis Nazario de Lima, tidak hanya mencuri perhatian dunia lewat potongan rambut kuncungnya, tetapi juga performa cemerlangnya di Piala Dunia 2002 Korea Selatan-Jepang. Total delapan gol ia sarangkan ke gawang lawan, menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak dan berhak membawa pulang penghargaan Sepatu Emas. Performa apiknya sepanjang tahun juga membuat Ronaldo dianugerahi penghargaan Pemain Terbaik Dunia 2002.

2006 - Miroslav Klose (Jerman)

Bermain di hadapan publik sendiri, Miroslav Klose tampil sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2006 di Jerman dengan total lima gol. Walaupun demikian, Jerman harus puas di posisi ketiga setelah di pertandingan semifinal dikalahkan oleh Italia.

Sejarah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
2010 - Thomas Mueller (Jerman)

Kesuksesan pemain Jerman, Miroslav Klose di Piala Dunia 2006 sebagai peraih Sepatu Emas diikuti oleh juniornya, Thomas Muller di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Lima gol Thomas Muller bersama tim nasional Jerman cukup membawanya meraih Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak.

2014 - James Rodriguez (Kolombia)

Melakoni Piala Dunia pertamanya bersama tim nasional senior Kolombia di usianya yang baru 23 tahun, James Rodriguez bermain mengejutkan dengan meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2014 Brasil dengan torehan enam gol. Gol tendangan volinya ke gawang Uruguay di babak 16 besar dinobatkan oleh FIFA sebagai Goal of The Tournament dan meraih predikat gol terbaik dalam Puskas Awards 2014. (cup/sry)