"Kami tak mendapatkan bola-bola yang bagus ke depan, dan kami malah fokus untuk memainkan bola di belakang dan menjaga penguasaan bola," ucap Lewandowski, seusai pertandingan, di Stadion Spartak, Moskow, Rusia, Selasa (19/6), seperti dikutip dari dailymail.co.uk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka [Senegal] berusaha lebih keras dan bermain lebih baik, kami terus melakukan kesalahan sederhana. Sulit ketika Anda membiarkan gol yang gampang, terutama pada babak kedua," kata striker Bayern Munchen ini.
Robert Lewandowski bersama isterinya Anna, seusai pertandingan melawan Senegal, di Spartak Stadium, Moscow, Rusia, 19 Juni. (REUTERS/Kai Pfaffenbach) |
Senada, kiper timnas Polandia Wojciech Szczesny menyebut timnya tak bisa berkreasi pada situasi permainan terbuka.
"Kami tidak merasa nyaman memainkan pertandingan ini. Kami tidak menciptakan banyak peluang dari permainan terbuka," aku dia.
"Aneh karena pemain kami yang sedang menguasai bola tak melihat pemain mereka [yang sebelumnya cedera] sudah kembali ke lapangan," ujar dia.
Pada menit 50, Senegal menambah keunggulan melalui Mbaye Niang karena pemain bertahan Polandia tak menyadari Mbaye yang berlari dari belakang mengejar bola backpass.
Pemain senegal M'Baye Niang mengecoh kiper Poland Wojciech Szczesny. (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach) |
"Itu adalah situasi yang aneh, seperti halnya gol pertama. Itu menyakitkan, karena meskipun tidak bermain dengan baik, kami bisa mendapatkan sesuatu dari pertandingan itu," tutur dia.
Polandia, bersama Senegal, Kolombia, dan Jepang, tergabung dalam grup H. Untuk sementara, Jepang dan Senegal memimpin berkat kemenangan pada pertandingan pertama grup tersebut. (nva)
Robert Lewandowski bersama isterinya Anna, seusai pertandingan melawan Senegal, di Spartak Stadium, Moscow, Rusia, 19 Juni. (
Pemain senegal M'Baye Niang mengecoh kiper Poland Wojciech Szczesny. (