Silva Sebut Neymar Menghinanya Saat Brasil vs Kosta Rika

Arif Hulwan Muzayyin, CNN Indonesia | Minggu, 24/06/2018 18:27 WIB
Silva Sebut Neymar Menghinanya Saat Brasil vs Kosta Rika Neymar mencetak satu gol saat Brasil mengalahkan Kosta Rika. (REUTERS/Marcos Brindicci)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sikap Neymar Jr dalam pertandingan timnas Brasil melawan Kosta Rika dalam Piala Dunia 2018 di Stadion Saint Petersburg, Rusia, Jumat (22/6), menuai kritik keras dari kapten tim Samba, Thiago Silva.

Kekesalan Silva terjadi karena Neymar berkata kasar kepada bek 33 tahun itu karena keputusan melakukan tindakan sportivitas. Silva mengembalikan bola ke tim lawan setelah pemain Kosta Rika membuang bola karena melihat Neymar terjatuh.

"Bagi saya ia [Neymar] seperti adik, dan saya mencoba menjaganya, tapi hari ini saya merasa sedih karena dia menghina saya saat mengembalikan bola untuk Kosta Rika," ujar Silva, dikutip dari Marca, Jumat (23/6).


"Dia benar karena mereka sangat mengawalnya dengan ketat, tapi kita tidak akan kalah hanya karena satu bola [peluang]," imbuhnya.

Saint Petersburg Stadium, Saint Petersburg, Russia - June 22Naymar Jr dalam pertandingan melawan Kosta Rika, di Saint Petersburg Stadium, Saint Petersburg, Russia, 22 Juni. (REUTERS/Carlos Garcia Rawlins)
Silva mengaku sudah memberitahukannya soal kekecewaannya itu kepada Neymar usai Brasil mengalahkan Kosta Rika.

"Saya sedih dengan sikapnya dan saya sudah mengatakannya [soal itu] setelahnya [pertandingan]," lanjut bek yang juga rekan satu tim Neymar di Paris Saint-Germain itu.

Pada pertandingan itu, Brasil harus menunggu hingga masa injury time babak kedua untuk bisa mencetak gol. Philippe Coutinho membuka kemenangan Brasil, yang disusul dengan gol Neymar usai menerima umpan tarik dari Douglas Costa.

Tentang Neymar yang berurai air mata seusai pertandingan itu, Silva menyebut hal itu wajar mengingat beban yang disandang bekas bintang Barcelona tersebut.

"Ia punya banyak tanggung jawab, dan tak semua mampu mengambil tanggung jawab itu seperti yang ia lakukan. Dia layak mendapatkan gol itu, dan saya pikir itu mengurangi beban dari pundak seluruh skuat Brasil," ujar Silva dikutip dari AS. (nva)