BWF: Marcus/Kevin Bisa Tersingkir Jika Diberi Kartu Hitam

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Minggu, 08/07/2018 21:59 WIB
BWF: Marcus/Kevin Bisa Tersingkir Jika Diberi Kartu Hitam Pihak BWF mengatakan Marcus/Kevin bisa saja sudah tersingkir dari Indonesia Open 2018 jika wasit memberikan kartu hitam meski laga sudah selesai. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pihak Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) menegaskan, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo bisa saja sudah tersingkir di perempat final Indonesia Open 2018 jika wasit yang memimpin pertandingan itu memberikannya kartu hitam meski pertandingan selesai.

Di perempat final, Marcus/Kevin berhadapan dengan Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding. Usai bermain selama satu jam empat menit di Istora Senayan pada Jumat (6/7), Marcus/Kevin menang dengan skor 20-22, 22-20 dan 21-18.

Melaju ke semifinal, Marcus/Kevin mengalahkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dengan skor 21-13, 21-10, Sabtu (7/7) dan lolos ke final.


Minions kemudian mengalahkan ganda Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko, 21-13 dan 21-16 pada laga final di Istora Senayan, Minggu (8/7) dan memastikan juara Indonesia Open 2018.

Sejumlah drama sempat mewarnai laga Marcus/Kevin dan ganda Denmark di perempat final. Seperti Marcus yang sempat ditegur wasit lantaran dianggap membanting raket.

Belum lagi soal protes keras yang dilakukan Kevin lantaran Conrad meminta challenge, padahal servis yang dilakukan Kevin dianggap sudah mengenai raket dari Conrad. Meskipun hasilnya bola dianggap masuk dan tambahan poin buat Marcus/Kevin.

Marcus/Keviin juara Indonesia Open usai mengalahkan ganda putra Denmark, Marcus/Keviin juara Indonesia Open usai mengalahkan ganda ganda Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko, di final. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
"Lalu referee-nya marahin kami karena mainnya tidak baik. Dan wasitnya ingin kasih kami kartu hitam, lah? Masa mau memberikan kami kartu hitam ketika kami sudah menang?" kata Marcus usai pertandingan, Jumat (6/7) lalu.

Menanggapi hal itu Director Event BWF Darren Park  mengatakan seharusnya masalah itu tidak perlu dibesar-besarkan.

BWF: Marcus/Kevin Batal Juara Jika Wasit Beri Kartu Hitam
"Saya mengerti itu pertandingan yang emosional buat kedua belah pihak. Pemain curhat ke media soal apa yang dirasakan, setelah itu tapi ya sudah sampai di situ saja."

"Kita tidak harus berfokus ke masalah itu. Secara teknis, wasit bisa mengeluarkan kartu hitam walaupun pertandingan sudah selesai," ucap Darren yang berarti jika wasit memberikan kartu hitam buat Marcus/Kevin usai pertandingan, kemenangan keduanya bakal dianulir.

Meski begitu, Darren memastikan gelaran Indonesia Open 2018 menjadi turnamen terbaik dari beberapa edisi sebelumnya.

Sekjen PBSI Ahmad Budiharto mengungkapkan kejadian tersebut menjadi satu catatan buat pihaknya. Tugas PBSI adalah berusaha untuk meredamkan suasana supaya tidak menjadi keruh.

"Dari pihak PBSI sudah mencatat semua kejadian dan mencoba mendapatkan saksi-saksi. Bukan melaporkan tapi menjadi catatan agar menjadi pembelajaran," ujar Budiharto. (bac)


BACA JUGA