Tepatnya pada Piala Dunia 1998, ketika Hazard masih berusia tujuh tahun, ia amat mengidolakan Zinedine Zidane dan kawan-kawan waktu itu. Sukses Les Bleus merengkuh trofi Piala Dunia kala itu pun begitu membekas baginya hingga menjadikannya sumber inspirasi.
Meski tercatat sebagai warga negara Belgia, Hazard bahkan pernah begitu bangga mengenakan jersey timnas Prancis. Ia bahkan lebih banyak mengenal skuat Les Blues ketimbang Setan Merah saat itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zinedine Zidane dan kawan-kawan merupakan idola Eden Hazard sejak kecil. (AFP PHOTO / GABRIEL BOUYS) |
[Gambas:Twitter]
Kini Hazard mengaku memiliki perasaan yang campur aduk antara senang dan merasa aneh karena bakal menghadapi negara yang pernah menjadi idolanya ketika ia masih kecil.
Sementara itu, Hazard mengatakan rekan setimnya di Chelsea, N'Golo Kante, mejadi pemain yang paling diwaspadainya. Gelandang Prancis itu disebutnya bakal menjadi kunci permainan Les Bleus di lini tengah pada semifinal Piala Dunia 2018.
"Kami tentu akan melakukan segala cara untuk bisa menghentikan dia dalam merebut bola," terang Hazard. (bac)

Zinedine Zidane dan kawan-kawan merupakan idola Eden Hazard sejak kecil. (AFP PHOTO / GABRIEL BOUYS)