Beberapa pemain kerap menjadi andalan dan tulang punggung Prancis serta Kroasia hingga bisa melaju ke partai final ini. Pemain-pemain itu juga yang tampaknya akan menjadi faktor penentu pertandingan nanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada juga Kylian Mbappe di kubu Prancis. Usianya masih muda, belum 20 tahun. Namun kualitas Mbappe tidak bisa dipandang sebelah mata oleh bek Kroasia.
Berikut tiga duel kunci yang bisa terjadi di laga Prancis vs Kroasia dikutip dari Sky Sports:
1. N'Golo Kante vs Luka Modric
Duel Prancis vs Kroasia menjanjikan pertarungan menarik di lini tengah. Di sektor ini juga bertebaran pemain-pemain luar biasa dari kedua tim.
Luka Modric salah satu pemain yang tidak diragukan lagi kualitasnya, termasuk di turnamen ini. Dia adalah jantung Kroasia. Pemain 32 tahun itu memiliki menit bermain paling banyak dibanding pemain lain di Piala Dunia 2018.
Jika Modric merupakan jantung Kroasia, N'Golo Kante menjadi paru-paru timnas Prancis. (REUTERS/John Sibley) |
Kante punya peran besar mengantar Prancis ke final sebagai pemain yang tidak kenal lelah di lapangan. Kante yang difokuskan ke pertahanan bisa memberikan kesempatan bagi Paul Pogba untuk lebih membantu serangan Prancis.
Sejauh ini Kante sudah melakukan 19 tekel dengan memenangi 14 kali intersep. Menurut Opta hanya gelandang Rusia, Roman Zobnin, yang memiliki rapor lebih bagus dari Kante dengan 20 tekel dan 34 kali merebut bola.
2. Kylian Mbappe vs Josip Pivaric
Kylian Mbappe merupakan salah satu pemain muda yang bersinar di Piala Dunia 2018. Striker Paris Saint-Germain ini punya kecepatan, kemampuan dribel, dan naluri mencetak gol yang bagus. Komposisi lengkap untuk seorang penyerang.
Bola di kaki Kylian Mbappe bisa jadi ancaman untuk lini pertahanan Kroasia. (REUTERS/Dylan Martinez) |
Kroasia perlu waspada dengan kehadiran Mbappe di pertandingan nanti. Tidak saja dengan kualitasnya, tetapi juga kecerdikannya mengelabui pemain lawan atau wasit. Dengan bermain sebagai penyerang sayap kanan, Mbappe bisa bertemu dengan bek kiri Kroasia ketika pelatih Zlatko Dalic memainkan empat pemain belakang.
Dengan Ivan Strinic mengalami cedera pangkal paha saat melawan Inggris di semifinal, posisi bek kiri Kroasia bisa ditempati Josip Pivaric. Pemain 29 tahun baru satu kali menjadi starter di Rusia, dan Mbappe akan menjadi adangan terberat bagi Pivaric.
3. Raphael Varane vs Mario Mandzukic
Mario mandzukic merupakan salah satu pemain yang memiliki kemampuan duel udara yang bagus. (REUTERS/Darren Staples) |
Dengan pengalaman dan jam terbangnya yang tinggi, Mandzukic bisa berada di tempat serta waktu yang tepat. Golnya ke gawang Denmark di babak 16 besar serta Inggris di semifinal menjadi buktinya.
Bek Prancis, Raphael Varane, pun harus waspada dengan kemampuan Mandzukic yang satu ini. Varane tidak boleh mengulang kesalahan John Stones yang mengabaikan keberadaan Mandzukic jika tidak ingin gagal menjadi juara bersama Prancis.
Lihat juga:Tenang Bersama Luka Modric |

Jika Modric merupakan jantung Kroasia, N'Golo Kante menjadi paru-paru timnas Prancis. (REUTERS/John Sibley)
Bola di kaki Kylian Mbappe bisa jadi ancaman untuk lini pertahanan Kroasia. (REUTERS/Dylan Martinez)
Mario mandzukic merupakan salah satu pemain yang memiliki kemampuan duel udara yang bagus. (REUTERS/Darren Staples)