Marquez Tidak Mengabaikan Ancaman Rossi

Nova Arifianto, CNN Indonesia | Sabtu, 28/07/2018 20:07 WIB
Marquez Tidak Mengabaikan Ancaman Rossi Marc Marquez masih menganggap Valentino Rossi sebagai rival paling berbahaya. (AFP PHOTO / FILIPPO MONTEFORTE)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juara dunia MotoGP Marc Marquez menganggap pebalap veteran Valentino Rossi sebagai ancaman nyata dalam perburuan gelar MotoGP 2018.

Marquez memimpin klasemen pebalap sementara dengan mengumpulkan 165 poin. Peraih empat gelar juara MotoGP itu unggul 46 poin atas Rossi yang berada di peringkat kedua.

Dari sembilan balapan yang telah dilewati, Marquez hampir selalu berada di depan Rossi. MotoGP Italia adalah satu-satunya seri di mana Rossi berada di depan Marquez musim ini.


Pebalap asal Spanyol itu pun unggul dalam gelar juara seri musim ini. Marquez menjadi kampiun dalam lima balapan, sementara Rossi belum pernah menempati podium teratas.

Marc Marquez didampingi dua pebalap Yamaha dalam podium MotoGP Jerman 2018.Marc Marquez didampingi dua pebalap Yamaha dalam podium MotoGP Jerman 2018.(REUTERS/Fabrizio Bensch)
Kendati unggul cukup meyakinkan hingga separuh musim, Marquez tak ingin mengabaikan keberadaan Rossi sebagai pesaing utama yang patut diwaspadai.

"Siapapun yang berada di peringkat kedua adalah yang paling berbahaya, dan itu adalah Valentino, lalu Maverick [Vinales] di peringkat ketiga. Mereka bilang Yamaha tidak cukup bagus tetapi di setipa balapan mereka ada di podium, mereka ada di peringkat kedua dan ketiga, mereka memiliki potensi dan kami harus waspada," aku Marquez dilansir tuttomotoriweb.

Dari sepuluh balap tersisa, Marquez menilai lima seri terakhir akan menjadi penentu. Selain teknik yang baik, fisik juga menjadi perhatian karena mayoritas berlangsung di Asia.

Balapan ke-15 akan berlangsung di Thailand dan berlanjut ke Jepang, Australia, dan Malaysia sebelum seri terakhir di Valencia.

"Lima balapan terakhir membutuhkan kondisi fisik yang lebih karena tidak hanya masalah sirkuit tetapi juga perjalanan jauh dan komitmen," ujar Marquez.

"Pendekatannya akan tetap sama, berusaha meraih kemenangan di setiap balapan dan seandainya tidak bisa meraih kemenangan maka setidaknya harus mengejar poin," terang pebalap tim Repsol Honda itu. (nva)