Bos Yamaha Tolak Keinginan Rossi Rekrut Marquez

Ahmad Bachrain, CNN Indonesia | Selasa, 04/09/2018 16:23 WIB
Bos Yamaha Lin Jarvis memastikan menolak kemungkinan Marc Marquez maupun adiknya ke Movistar Yamaha seperti yang diinginkan Valentino Rossi. Bos Yamaha Lin Jarvis menutup kemungkinan merekrut Marc Marquez seperti yang diinginkan Valentino Rossi. (REUTERS/David W Cerny)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bos Yamaha, Lin Jarvis, menolak keinginan Valentino Rossi yang tertarik satu tim dengan Marc Marquez di Movistar Yamaha jelang MotoGP San Marino. Tim tersebut bahkan menyatakan tak mungkin pula merekrut sang adik, Alex Marquez

Jarvis menegaskan tak akan mungkin Yamaha mendatangkan Marquez dan satu tim dengan The Doctor.

Meski selalu menjadi rival berat, Rossi sempat mengatakan penasaran apabila Marquez berada satu tim dengannya. Rossi ingin melihat penampilan rivalnya itu mengendarai motor M1.


"Menarik untuk melihat bagaimana penampilan Marquez di Yamaha, dan dia akan menjadi rekan setim yang sulit dikalahkan," ujar Rossi dikutip dari Motorsport.

"Menjadi rekan setim Lorenzo sudah cukup sulit. Saya bisa katakan saya akan melakukan yang terbaik untuk mengalahkan rekan setim, siapapun orangnya," sambung The Doctor.

Lin Jarvis (tengah) mengatakan mustahil merekrut Marquez bersaudara di Yamaha. (Lin Jarvis (tengah) mengatakan tak masuk akal merekrut Marquez bersaudara di Yamaha. (Foto: REUTERS/Albert Gea)
Respons Rossi itu menanggapi kabar yang mengatakan Marquez pernah dilobi Yamaya untuk bergabung pada 2017. Pebalap asal Spanyol itu sendiri membantah pernah ditawari Yamaha, khususnya Lin Jarvis untuk bergabung.

"Saya mendapat tawaran dari Ducati. Yamaha memberi tawaran di masa lalu, tapi bukan kali ini. Lin Jarvis (direktur pelaksana Yamaha) juga mengatakan hal itu tidak mungkin," ucap Marquez.

Belakangan, Lin Jarvis juga menegaskan pihaknya tak pernah berbicara dengan Marquez terkait kabar tersebut.

"Saya tidak pernah bicara dengan Marquez sehingga kalian tak bisa mengatakan apapun. Memang benar bakal ada pebalap lain di proyek ini."

"Marc [Marquez] sendiri pernah mengatakan bahwa adiknya juga belum siap di MotoGP. Kemudian, merekrut adiknya di tim sedangkan dia berada di tim lawan, sungguh tak masuk akal," ujar Lin Jarvis seperti dikutip dari InSella.

Balapan MotoGP San Marino di Sirkuit Misano bisa disaksikan secara live streaming di CNNIndonesia.com. (ptr)