Bentroknya jadwal sempat membuat Boaz Solossa yang ikut dipanggil memperkuat Timnas Indonesia kesal dan kecewa. Sebab di waktu yang bersamaan dengan laga Timnas Indonesia, klub Boaz Persipura Jayapura juga akan bermain melawan Sriwijaya FC di Liga 1 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Boaz meluapkan kemarahan dan kekecewaan melalui Instastory di akun Instagram-nya beberapa waktu lalu.
Boaz Solossa sempat kecewa tidak bisa memperkuat Persipura Jayapura. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A) |
Danurwindo berharap ke depannya pengaturan jadwal FIFA Matchday bisa lebih baik. Terutama untuk menyesuaikan dengan jadwal kompetisi di Indonesia.
Jadwal FIFA Matchday sudah ditentukan sejak awal tahun dan sudah diketahui oleh seluruh anggota FIFA, termasuk Indonesia. Namun, pada kenyataannya PSSI masih juga membuat bentrok jadwal FIFA Matchday dengan jadwal liga.
"Ini kan FIFA Matchday, pemain yang dipanggil ke Timnas wajib untuk ikut. Ke depan harus ada penyesuaian, kapan FIFA Matchday kapan kompetisi berlangsung. Jadi keduanya harus berjalan dengan serasi dan saling menunjang," terang Danurwindo.
Debut Kurniawan
Sementara itu Danurwindo juga menyebut Kurniawan Dwi Yulianto adalah pelatih masa depan Indonesia. Sebab itu Kurniawan dipilih sebagai asisten pelatih sementara Timnas Indonesia jelang laga melawan Mauritius.
Kurniawan Dwi Yulianto ditunjuk sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia melawan Mauritius. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
"Kurniawan adalah pelatih masa depan, mantan pemain nasional, punya kualitas bagus dan biasanya dari situ bisa jadi pelatih bagus."
Boaz Solossa sempat kecewa tidak bisa memperkuat Persipura Jayapura. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Kurniawan Dwi Yulianto ditunjuk sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia melawan Mauritius. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)