Yola bersama Hendy sukses meraih medali emas Asian Games 2018 di nomor ganda. Usai mencatat prestasi di ajang olahraga paling bergengsi di Asia, Yola berniat melanjutkan mimpinya untuk meneruskan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi mungkin saya akan coba lagi, kemungkinan saya akan ambil di Singapura atau Inggris. Soalnya kemarin itu saya dapat di Inggris tapi hangus karena lebih memilih Asian Games," katanya menambahkan.
Yola Primadona Jampil raih emas di Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
"Rencana tahun depan lanjut S2. Kemarin (12/9) setelah ketemu Pak Menteri [Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi], saya membicarakan masa depan saya," ucap Yola.
"Saya memperoleh masukan dan didoakan [Imam Nahrawi] yang terbaik. Dan saya tetap aktif menggeluti pencak silat di tengah kesibukan S2 nanti," ucapnya melanjutkan.
Kejuaraan Dunia dan Asia
Sambil menunggu beasiswa, saat ini Yola sibuk mempersiapkan diri untuk tampil di Kejuaraan Dunia Singapura dan Kejuaraan Asia di India.
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (Ketum PB IPSI) Prabowo Subianto, ujar Yola, juga sekarang lagi menggodok, dan mengevaluasi tim untuk Kejuaraan Dunia. Yola menilai tim junior pencak silat Indonesia masih perlu jam terbang.
Yola Primadona masih semangat tuntaskan pendidikan S2. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
"Walaupun program belum terbentuk, kami secara pribadi latihan sendiri-sendiri. Tapi belum latihan berat, karena memang mungkin ada program khusus dalam persiapan enam bulan [jelang Kejuaraan Dunia]. Target terdekat Kejuaraan Dunia di Singapura, Kejuaraan Asia di India," tutur Yola.
"Kedua event itu sama-sama penting, maka dari itu tim pelatnas akan ditambah dengan tim junior. Dua pertandingan ini sangat harus diikuti Indonesia untuk membuktikan bahwa kami kuat dalam pencak silat. Tim untuk latihan sementara sampai sekarang PB IPSI belum mengeluarkan SK untuk pelatih dan atlet, jadi kami sama-sama menunggu," tuturnya lagi.
Yola Primadona bersiap mengikuti Kejuaraan Dunia pencak silat. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Mengenai target di Kejuaraan Dunia, Yola menyampaikan belum mendapat informasi dari PB IPSI. "Tapi saya akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia yakni memberikan medali emas," sambung dia.
Donasi ke Lombok
Medali emas yang Yola raih di Asian Games 2018 memiliki nilai sebesar Rp1,5 miliar sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah Indonesia. Sebagai bentuk rasa syukur, ia berencana pergi seorang diri ke Lombok pada Kamis (13/9).
Yola ingin rezeki yang ia terima dari pemerintah juga dirasakan para korban gempa bumi di Lombok.
"Ada sebagian dana pribadi yang saya khususkan ke Lombok, ada juga dana kerja sama dalam suatu kampanye secara online yang alhamdulillah sudah mendapat miliaran rupiah," kata Yola.
Yola Primadona Jampil tetap cinta pendidikan meski telah jadi atlet berprestasi. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama) |
"Bukan saya tidak peduli dengan yang lain, saya selalu menyisihkan sekian persen gaji saya untuk sumbang sini dan sana namun kan itu tidak perlu dibicarakan," katanya menambahkan.
Tak hanya itu, Yola akan gunakan bonus dari pemerintah untuk mengembangkan usaha pakaian milik dia sendiri. Ia juga sudah bicara kepada orang tua untuk mendaftarkan haji.
Lihat juga:Prediksi Persib vs Arema di Liga 1 2018 |
"Instagram naik hampir 20 sampai 30 ribu pengikut. Banyak pesan khusus untuk mendukung merek produk tertentu, jadi alhamdulillah bawa rezeki untuk saya. Sponsor ada dari handphone, kacamata, suplemen, dan katanya sekeluarga dapat haji dan umrah," ucap dia. (jun)
Yola Primadona Jampil raih emas di Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Yola Primadona masih semangat tuntaskan pendidikan S2. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Yola Primadona bersiap mengikuti Kejuaraan Dunia pencak silat. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Yola Primadona Jampil tetap cinta pendidikan meski telah jadi atlet berprestasi. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)