Rivaldo: Thailand Lawan Berat Timnas Indonesia U-19

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 23/09/2018 05:30 WIB
Rivaldo: Thailand Lawan Berat Timnas Indonesia U-19 Todd Rivaldo Ferre anggap Thailand sebagai lawan berat Timnas Indonesia U-19. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gelandang Timnas Indonesia U-19 Todd Rivaldo Ferre menilai pertandingan lawan Thailand di Stadion Pakansari dalam turnamen segitiga atau PSSI Anniversary Cup 2018 pada Minggu (23/9), tidak akan berlangsung dengan mudah.

Skuat Garuda Nusantara menggelar latihan terakhir sebelum turnamen tersebut di Lapangan ABC Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (22/9) sore. Sedangkan Thailand dijadwalkan berlatih di Stadion Pakansari pukul 16.15-17.30.

"Latihan terakhir lebih banyak serangan balik dan juga bertahan. Kami tahu Thailand berat, perlawanannya sangat bagus," kata Rivaldo kepada para awak media usai latihan di Lapangan ABC Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (22/9).


Latihan Timnas Indonesia U-19 di Jakarta sudah dimulai sejak Senin (17/9). Namun, Rivaldo baru bergabung pada Jumat (21/9).

"Kemarin Persipura kebetulan kekurangan pemain, banyak kakak-kakak senior yang cedera dan akumulasi kartu. Akhirnya manajemen Persipura minta izin. Sebenarnya mungkin dengan saya ikut Timnas Indonesia U-19 jadi kerugian bagi Persipura, tapi ini panggilan negara," ucap Rivaldo.

Timnas Indonesia U-19 pernah kalah 1-2 dari Thailand di Piala AFF U-19, Juli lalu.Timnas Indonesia U-19 pernah kalah 1-2 dari Thailand di Piala AFF U-19, Juli lalu. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Turnamen segitiga menjadi ajang persiapan Timnas Indonesia U-19 untuk Piala Asia U-19 pada 18 Oktober hingga 4 November 2018. Mengenai target, Rivaldo memiliki mimpi sendiri untuk memberikan yang terbaik bagi Timnas Indonesia.

"Yang pasti ingin bawa Indonesia lolos Piala Dunia," tutur dia.

Sementara itu penyerang Timnas Indonesia U-19 Rafli Mursalim mengaku sangat siap menghadapi Thailand. Hal ini lantaran dia merasa sudah mempersiapkan segala sesuatunya dari jauh-jauh hari.

"Kami sudah sering bertemu Thailand. Jadi mungkin tidak terlalu berbahaya. Mungkin kami perlu lebih kerja keras saja," ucapnya menambahkan. (map/bac)