Konflik Lorenzo vs Marquez Bisa Ancam Honda di MotoGP 2019

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 25/09/2018 09:14 WIB
Konflik Lorenzo vs Marquez Bisa Ancam Honda di MotoGP 2019 Perseteruan Lorenzo dengan Marquez bisa pengaruhi Honda di musim depan. (REUTERS/Max Rossi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perseteruan Jorge Lorenzo dengan Marc Marquez di MotoGP Aragon 2018 di Sirkuit Aragon, Minggu (23/9), diprediksi bisa memengaruhi suasana tim Honda di musim 2019.

Pada awal Juni lalu Lorenzo memutuskan pindah ke Honda untuk bergabung bersama Marc Marquez. Banyak pihak menilai tim pabikan asal Jepang itu akan sangat kuat di musim depan setelah memiliki dua pebalap juara dunia.

Tetapi, insiden di Aragon pada akhir pekan lalu bisa memunculkan prediksi yang berbeda untuk kedua pebalap. Apabila ketegangan ini berlanjut hingga musim depan, dapat dipastikan Honda dan direkturnya Alberto Puig akan memiliki masalah baru di garasi mereka.


Dalam konferensi pers seusai balapan di MotoGP Aragon Lorenzo dengan jelas mengecam manuver Marquez yang membuatnya celaka dan mengalami cedera kaki kanan.

Mantan pebalap Yamaha itu juga kecewa dengan Race Direction yang tidak mengambil tindakan untuk cara membalap Marquez yang agresif. Dikutip dari Motorsport, Marquez memasuki tikungan dengan agresif, tetapi tidak melanggar peraturan.

Jorge Lorenzo terancam tidak bisa mengikuti MotoGP Thailand.Jorge Lorenzo terancam tidak bisa mengikuti MotoGP Thailand. (REUTERS/Heino Kalis)
Pasalnya saat Lorenzo mengalami kecelakaan, tidak ada kontak antara motor Honda dengan Ducati. Dalam rekaman pun terlihat jarak antara Lorenzo dan Marquez lebih dari setengah meter.

Lorenzo sadar, jika ingin bersaing dengan Marquez di musim depan dengan motor yang sama, maka pebalap 31 tahun itu harus bisa mengikuti cara balapan rekan setimnya tersebut.

"Para pebalap lain sudah tahu bahwa dia [Marquez] akan membuat mereka naik ke level itu. Jadi jika mereka ingin menang, mereka harus mencapai sejauh itu [seperti Marquez]," kata pelatih trek Marquez, Santi Hernandez, kepada Motorsport.

"Ketika Anda masuk ke bidang itu, semua orang juga tahu ada risiko kehilangan," ucap Hernandez menambahkan.

Akibat insiden itu, Lorenzo bukan hanya gagal di Aragon, melainkan juga terancam tak bisa tampil optimal di MotoGP Thailand. Marquez sendiri sudah coba meredakan tensi dengan menghubungi Lorenzo.

Bila perseteruan Lorenzo dan Marquez malah memanas di akhir musim, maka Honda harus menemukan cara terbaik agar kehadiran Lorenzo dan Marquez tetap menguntungkan bagi mereka di MotoGP 2019.

Seri MotoGP 2018 berikutnya adalah MotoGP Thailand pada 7 Oktober mendatang. Balapan MotoGP Thailand bisa disaksikan lewat live streaming di CNNIndonesia.com. (sry/ptr)