Gomez menyebut sudah saatnya seluruh pihak mengambil pelajaran dari insiden meninggalnya Haringga Sirla. Menurut Gomez, rivalitas hanya terjadi di dalam lapangan saja dan ia berharap di masa mendatang suporter harus bisa duduk bersama dalam stadion.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemakaman Haringga Sirla di Indramayu. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara) |
"Semuanya harus menekankan bahwa tidak ada kekerasan di luar lapangan karena sepak bola. Pertarungan hanya yang bertanding di lapangan, di tribun penonton tidak (berkelahi). Ini pertunjukan sepak bola," kata mantan pelatih Johor Darul Takzim itu.
Ia pun menyayangkan terkait munculnya isu bahwa Liga 1 dihentikan dengan adanya kasus persoalan di luar lapangan. Menurut Gomez, berhentinya suatu liga harus berdasarkan dengan aturan FIFA.
"Bagaimana bisa Liga 1 dihentikan? Ini lebih kepada faktor keamanan, bukan soal keributan yang terjadi di dalam lapangan. Jika ingin menghentikan liga kenapa tidak dari tahun lalu di mana juga selalu ada korban jiwa. Anda harus memakai peraturan FIFA jika ingin menghentikan liga," ucap Gomez. (hyg/ptr)
Pemakaman Haringga Sirla di Indramayu. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)