Atlet Paralayang Hilang di Palu, Menpora Minta Keluarga Sabar

Tim, CNN Indonesia | Senin, 01/10/2018 19:42 WIB
Atlet Paralayang Hilang di Palu, Menpora Minta Keluarga Sabar Menpora Imam Nahrawi meminta keluarga atlet paralayang yang hilang di Palu untuk bersabar. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Imam Nahrawi meminta keluarga korban atlet paralayang yang hilang akibat gempa di Palu, Sulawesi Tengah, untuk bersabar.

Ketua Tim Satgas Evakuasi Paralayang Indonesia untuk gempa di Palu bentukan Pengurus Besar Federasi Aero Sport Seluruh Indonesia (PB FASI), Gendon Subandono, menyebut sampai saat ini masih ada empat atlet paralayang Indonesia yang hilang.

Keempatnya merupakan bagian dari 30 atlet yang berpartisipasi pada Festival Budaya Palu Nonomi yang digelar pada 28-30 September lalu. Imam mengatakan hingga kini semua pihak terkait sedang berusaha keras untuk mencari empat paralayang Indonesia yang hilang.


"Tak henti-hentinya kami terus berkoordinasi baik dengan federasi maupun tim SAR di sana. Untuk mencari tahu di mana gerangan atlet kami. Sekali lagi, kami dari Jakarta hanya bisa berharap dan berdoa," kata Imam kepada para awak media di Kemenpora pada Senin (1/10).

Pencarian korban gempa Palu di Hotel Roa Roa.Pencarian korban gempa Palu di Hotel Roa Roa. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
"Selebihnya, [pihak] keluarga saya mohon bersabar untuk menunggu apa yang sedang dilakukan tim SAR di sana. Karena tidak mudah kalau melihat lapangan di Palu. Banyak infrastruktur dan alat komunikasi kami yang tidak seefektif yang kami bayangkan," sambung Imam.

Lebih lanjut Imam mengatakan ada banyak tahapan perbaikan yang perlu Kemenpora lakukan terkait fasilitas olahraga di Palu. Namun sebelum itu, ia akan fokus kepada penyembuhan trauma terlebih dahulu.

"Saya bersama atlet akan datang, seperti kami datang ke NTB juga sebelumnya. Kami akan ajak anak muda, anak kecil, untuk bergembira dan berolahraga di sana. Tentu dalam konteks rekonstruksi infrastruktur pun kami akan siapkan," ucap Imam.

"Meskipun [perbaikan infrastruktur di Palu] tidak tahun ini, tapi di tahun anggaran 2019. Karena saya tahu potensi di Palu, Sulawesi Tengah, itu banyak sekali. Cita-cita wali kota setempat untuk bangun Sport City di tengah kota belum kesampaian," ujar Imam. (map/har)