Kelima medali emas itu direbut dari catur beregu putra rapid VI di kelas B2/3, catur beregu putra rapid VI di kelas B1, catur beregu putri rapid VI kelas B1, Syuci Indriani (renang 200 meter individual medley SM14), dan Leani Ratri/Khalimatus Sadiyah (bulutangkis ganda putri SL3-SU5).
Tambahan lima medali itu membuat Tim Merah Putih mengoleksi 33 medali emas dengan menempati peringkat keenam klasemen sementara. Pada hari ketujuh pelaksanaan Asian Para Games 2018, Jumat (12/10), Indonesia total meraih sembilan medali emas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai dengan saat ini cabang olahraga catur menyumbang medali emas terbanyak untuk Indonesia dengan 11 emas. Para atletik berada di bawahnya dengan torehan enam emas, lawn bowls (5 emas), tenis meja (4 emas), para swimming (3 emas), bulutangkis (2 emas), serta balap sepeda dan tenpin bowling masing-masing satu emas.
Catur menjadi cabang olahraga yang paling banyak menyumbang medali emas untuk Indonesia. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto) |
[Gambas:Twitter]
Emas di 200 meter gaya ganti SM14 itu merupakan yang kedua bagi Syuci di Asian Para Games edisi ketiga ini. Sebelumnya, Syuci meraih medali emas nomor 100 meter gaya dada SB14. Ia juga berhasil menyabet medali perak di nomor 100 meter gaya kupu-kupu S14, dan medali perunggu di nomor 200 meter gaya bebas S14.
"Alhamdulillah saya bersyukur sekali, inilah hasilnya. Alhamdulillah. Tadi deg-degan, tapi saya harus bisa," ucap Syuci.
Catur menjadi cabang olahraga yang paling banyak menyumbang medali emas untuk Indonesia. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)