Marcus/Kevin Juara Fuzhou China Terbuka 2018

CNN Indonesia | Minggu, 11/11/2018 18:02 WIB
Marcus/Kevin Juara Fuzhou China Terbuka 2018 Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo masih menempati peringkat teratas ganda putra. (Dok. Humas PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi juara Fuzhou China Terbuka 2018 setelah mengalahkan pasangan China He Jiting/Tan Qiang 25-27, 21-17, dan 21-15 di Haixia Olympic Sports Center, China, Minggu (11/11)

He/Tan bermain agresif di awal set pertama dan memaksa Marcus/Kevin selalu mengangkat kok. Pasangan Pelatnas PBSI itu tertinggal 1-4 dari peringkat 17 dunia itu.
Marcus/Kevin kemudian berhasil menyamakan kedudukan. Setelah skor 5-5, 6-6, dan 7-7, He/Tan kemudian kembali memperoleh poin berkat permainan agresif yang diperlihatkan.

Setelah tertingal 7-11, ganda putra berjuluk The Minions berupaya mengejar poin, namun He/Tan tetap mampu menjaga jarak.

Perlahan Marcus/Kevin berhasil memperkecil margin menjadi dua poin sebelum menyamakan kedudukan kembali pada angka 14.


Kemampuan bertahan Marcus/Kevin benar-benar diuji setelah tertinggal 14-15 sampai akhirnya lagi-lagi menyetarakan skor menjadi 15-15.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo meraih kemenangan ketiga dari empat pertemuan dengan He Jiting/Tan Qiang.Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo meraih kemenangan ketiga dari empat pertemuan dengan He Jiting/Tan Qiang. (Dok. Humas PBSI)
Kedua pasangan terus bergantian meraih poin dan membuat skor imbang hingga angka 18-18. He/Tan sempat membukukan game point pada kedudukan 20-18, namun Marcus/Kevin mampu menyamakan kedudukan dan membuat deuce.

Marcus/Kevin sempat memimpin 22-21, smes Kevin yang menyangkut di net membuat wakil Indonesia batal menang.

Poin terus seimbang dan pasangan China tiga kali membukukan game point tetapi Marcus/Kevin selalu mampu menyamakan skor, hingga laga berakhir dengan skor 27-25 untuk He/Tan.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya hampir menyapu bersih gelar pada tahun 2018.Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya hampir menyapu bersih gelar pada tahun 2018. (Dok. Humas PBSI)
Pada gim kedua, kembali He/Tan menyerang dan berupaya menurunkan bola. Tetapi kali ini Marcus/Kevin mampu tampil lebih solid dalam bertahan dan jeli dalam penempatan kok. Selepas skor 4-4, Marcus/Kevin membukukan keunggulan 10-5.

Setelah memimpin 11-8 di interval gim kedua, ganda putra nomor satu dunia itu sempat hanya unggul satu poin pada kedudukan 13-12.

Perolehan poin kembali menjauh setelah Marcus/Kevin berhasil memanfaatkan adu drive dan melakukan serobotan di net. Sempat memimpin 19-15, pasangan yang bermain bersama sejak 2015 itu kemudian meraih kemenangan 21-17.

Di awal gim penentuan, skor ketat kembali mewarnai laga. Keunggulan cepat lawan langsung dikejar Marcus/Kevin. Bahkan ganda andalan Indonesia itu kemudian memimpin perolehan poin.

Kendati tidak mampu membukukan jarak yang jauh dan beberapa kali sempat disamakan, Marcus/Kevin konsisten unggul satu hingga dua poin sampai membukukan keunggulan 11-8.

Setelah rehat sejenak, pasangan China menyamakan kedudukan. Marcus/Kevin mampu segera bangkit meraih tiga poin beruntun.

Keadaan sempat kembali sengit ketika He/Tan membukukan dua poin dan hanya tertinggal satu poin.

Situasi tersebut berhasil diantisipasi dengan baik oleh Marcus/Kevin yang berhasil meraih poin demi poin. Smes Marcus yang tidak dapat dikembalikan menjadikan skor 21-15 menjadi hasil akhir sekaligus memastikan gelar juara di tangan Marcus/Kevin.
(nva/nva)


BACA JUGA