Pelatih Timnas Argentina Yakin Lionel Messi Kembali

CNN Indonesia | Jumat, 16/11/2018 13:15 WIB
Pelatih Timnas Argentina Yakin Lionel Messi Kembali Lionel Messi gagal membawa Argentina menjadi juara di level senior. (REUTERS/Sergei Karpukhin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih timnas Argentina, Luis Scaloni yakin Lionel Messi akan kembali memperkuat 'Albiceleste' meskipun saat ini ia belum mendiskusikan hal itu dengan sang bintang.

Messi tidak lagi memperkuat Argentina selepas kegagalan di Piala Dunia 2018. Performa terakhir Messi adalah ketika Argentina tumbang di tangan Prancis pada babak 16 besar. Setelah itu, Messi absen di beberapa laga timnas Argentina, termasuk laga lawan Meksiko pekan ini.

Tanpa Messi, Argentina meraih kemenangan atas Guatemala dan Irak, imbang lawan Kolombia, serta kalah dari Brasil.


Absennya Messi dalam empat laga membuat rumor Messi tak akan lagi memperkuat Argentina menyeruak. Terlebih, tahun depan ada penyelenggaraan Copa America di Brasil. Argentina terakhir kali memenangkan Copa America pada 1993.

"Saya belum berbicara dengan Messi tentang itu (kembali tampil untuk Copa America)."

"Kami membicarakan sepak bola, namun kami tidak menyentuh isu yang masih baru akan terjadi pada beberapa bulan mendatang," kata Scaloni seperti dikutip dari Express.
Lionel Messi tak lagi memperkuat Argentina usai Piala Dunia.Lionel Messi tak lagi memperkuat Argentina usai Piala Dunia. (DOUGLAS MAGNO / AFP)
Scaloni sendiri yakin Messi akan kembali memperkuat Argentina suatu saat nanti.

"Saya memperkirakan, berharap, dan percaya bahwa dia akan kembali ke tim nasional," ujar Scaloni yang menggantikan tugas Jorge Sampaoli.

Sampaoli sendiri sempat berujar agar Argentina tak terlalu memberikan tekanan ke tim nasional sehingga hal itu membuat Messi dan kawan-kawan tak pernah bisa tampil rileks ketika berkostum biru-putih.
Prestasi terbaik Lionel Messi di Argentina adalah medali emas OIimpiade 2008.Prestasi terbaik Lionel Messi di Argentina adalah medali emas OIimpiade 2008. (REUTERS/Carlos Garcia)
"Proses tidak boleh berhenti. Untuk Piala Dunia atau Copa America berikutnya, harus lebih terorganisir, kepercayaan diri yang tak terbatas, dan menyadari bahwa sebuah proses dibutuhkan."

"Dengan kata lain, bila Copa America tidak dimenangkan, maka Argentina harus mempertahankan proses yang ada, bukan malah menghancurkannya. Sudahi kegilaan yang menganggap ketika dirimu (Argentina dan Messi) tidak menang, maka dirimu adalah pecundang," tutur Sampaoli. (ptr)