Trans7 Gelar Indonesian Sport Awards 2018

CNN Indonesia | Jumat, 16/11/2018 16:02 WIB
Trans7 Gelar Indonesian Sport Awards 2018 Setelah bonus, atlet Indonesia yang berprestasi juga akan mendapat penghargaan. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Stasiun televisi Trans7 menggelar Indonesian Sport Awards (ISA) 2018 yang akan disiarkan secara langsung pada Jumat (28/11) pukul 20.00 WIB.

Acara penghargaan ini merupakan apresiasi bagi para atlet yang sudah menyumbangkan prestasi gemilang untuk Indonesia dari dunia olahraga.

Dalam menyelenggarakan ISA 2018, Trans7 bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan saat ini adalah era untuk memanjakan atlet melalui penghargaan.


"Pemerintah tidak hanya menuntut atlet untuk berprestasi, tapi juga ingin memberikan hak dan kewajiban atlet. Setelah bonus, sekarang penghargaan," kata Gatot pada konferensi pers di Kantor Kemenpora, Jumat (16/11).

Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta menyebut pemberian apresiasi ini juga melibatkan masyarakat untuk memilih insan olahraga yang menjadi favoritnya. ISA 2018 juga diharapkan bisa menjadi spirit bagi para atlet untuk terus mengukir prestasi membanggakan ke depannya.

"Pemerintah dan Trans7 menawarkan konsep luar biasa, semoga penghargaan ini bisa berlanjut di tahun-tahun ke depan. Pemerintah selalu merespons kalau ada ide positf. Penilaian juga dilakukan dengan cermat, dalam waktu panjang sampai berdebat juga," sambung Isnanta.

Dalam memberikan penilaian Indonesian Sport Awards juga melibatkan masyarakat.Dalam memberikan penilaian Indonesian Sport Awards juga melibatkan masyarakat. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Direktur Produksi Trans7 Andi Chairil menjelaskan penghargaan ini meliputi 20 kategori. Ada lima nominasi atlet dari 14 kategori yang dipilih langsung masyarakat, sedangkan enam lainnya dipilih langsung tim juri yang diisi tujuh tokoh olahraga nasional; Lukman Nidoe (mantan atlet enang Olimpiade), Linda Wahyu (legenda sofbol), Ivana Lie (legenda bulutangkis Indonesia), Andi Chairil (Trans7), dan Anton Sanjoyo sbagai wartawan olahraga senior.

Enam kategori yang dipilih langsung oleh tujuh juri itu yaitu lifetime achievment, pembina terbaik, lembaga atau institusi yang mendukung olahraga terbaik, atlet muda berbakat terbaik dan pelatih terbaik.

Memiliki latar belakang sebagai media pemberitaan olahraga yang kuat, gelaran ISA 2018 oleh Trans7 ini berlandaskan sukses prestasi dan tuan rumah Indonesia di ajang Asian Games serta Asian Para Games 2018.

Andi menyebut terlalu berharga jika momen sukses Indonesia di Asian Games dan Asian Games berlalu begitu saja. Para atlet di dua gelaran itu juga disebut akan menjadi bagian terpenting dari acara tersebut.

"Kami berharap, di luar bonus, ada sebuah apresiasi yang diberikan, yaitu sebuah persembahan untuk memberi semangat dengan melibatkan masyarakat agar menjadi satu kesatuan. Semoga ini bisa memberikan kontribusi bagi dunia olahraga Indonesia, termasuk atlet-atletnya," ucap Andi.

Mewakili atlet, Aqsa Sutan Aswar dan Aero Sutan Aswar mengaku senang dan bangga dengan penghargaan yang diberikan kepada para atlet. Setelah sebelumnya bonus serta apresiasi lain yang sudah diberikan pemerintah.

"Sudah seharusnya kami sebagai atler mendapatkan apresiasi dari negara dan masyarakat. Kami sudah bekerja keras untuk apa yang telah kami dapatkan. Dengan adanya penghargaan ini, kami merasa sangat dihargai," tandas Aero. (TTF/sry)