Rossi Tegaskan Masih Mengincar Gelar ke-10

CNN Indonesia | Senin, 19/11/2018 22:28 WIB
Rossi Tegaskan Masih Mengincar Gelar ke-10 Valentino Rossi sudah sembilan tahun tanpa gelar juara dunia. (REUTERS/Brandon Malone)
Jakarta, CNN Indonesia -- Valentino Rossi menegaskan masih mengincar gelar juara dunia ke-10 dalam dua tahun ke depan bersama tim Yamaha.

Rossi sudah sembilan tahun tanpa gelar juara dunia. Sejak MotoGP 2009, Rossi selalu gagal bersaing dengan pebalap-pebalap seperti Jorge Lorenzo, Casey Stoner, dan Marc Marquez.

Prestasi terbaiknya dalam sembilan musim terakhir adalah menempati peringkat kedua klasemen pebalap pada musim 2014 hingga 2016.


Tahun ini, Rossi kembali gagal menjadi juara dunia. Bahkan pebalap gaek itu tidak pernah menjadi pemenang dalam sebuah seri, seperti pada musim 2011 dan 2012 ketika bergabung bersama Ducati.

Kegagalan dalam sembilan musim dan faktor usia tidak menyurutkan ambisi Rossi meraih gelar juara dunia ke-10.

Rossi Tegaskan Masih Mengincar Gelar ke-10Valentino Rossi mengakhiri musim 2018 dengan menempati peringkat ketiga di klasemen pebalap. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)
"Peringkat ketiga di klasemen akhir pantas saya dapatkan karena saya selalu berusaha, meski ketika Yamaha tidak dalam performa terbaik," ucap Rossi dikutip dari tuttomotoriweb.

"Keberhasilan menempati pole position dan tampil di podium Mugello adalah memori terbaik tahun ini. Maaf saya jatuh di Sepang karena saya rasa mampu melakukannya. Besok kami akan memulai kembali, saya masih memiliki kontrak dua tahun dan saya ingin memenangi gelar juara dunia ke-10," sambungnya.

Perubahan positif yang ditunjukkan Yamaha pada seri-seri akhir musim balap 2018 membawa semangat tersendiri bagi Rossi, termasuk pada saat jatuh di Malaysia dan Valencia ketika sedang berada di jajaran pebalap terdepan.

"Saya melakukan kesalahan, kami telah melakukan verifikasi data tapi kami belum mengerti apa yang terjadi. Dalam dua balapan terakhir saya berupaya menjadi yang pertama."

"Bersama Yamaha, kami tidak beruntung selama setahun terakhi dan perkembangan hanya terjadi belakangan, kami butuh lebih dari itu untuk bisa kompetitif," ujar Rossi. (nva/jun)