Petarung Wanita UFC Marah Harus Telanjang di Timbang Badan

CNN Indonesia | Selasa, 20/11/2018 11:50 WIB
Petarung Wanita UFC Marah Harus Telanjang di Timbang Badan Cynthia Calvillo menang di ronde pertama atas Poliana Botelho di UFC Fight Night 140. (Steve Marcus/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Petarung UFC wanita asal Amerika Serikat, Cynthia Calvillo, masih menyimpan kemarahan setelah harus telanjang saat timbang badan meski meraih kemenangan atas Poliana Botelho pada pertarungan di Buenos Aires, Argentina, Minggu (18/11).

Calvillo menang submisson di ronde pertama atas Botelho pada pertarungan UFC Fight Night 140 di Argentina. Kemenangan yang membuat petarung 31 tahun itu memiliki rekor 7-1 di ajang mixed martial art (MMA).

Kemenangan atas Botelho maasih menyisakan kekesalan untuk Calvillo. Pasalnya, petarung asal California itu harus melalui momen memalukan saat timbang badan jelang pertarungan.


Berat badan Calvillo melebihi batas untuk tampil pada pertarungan strawweight melawan Botelho yang seharusnya 52,6 kilogram. Pihak Komisi MMA Brasil (CABMMA) kemudian meminta Calvillo untuk membuka pakaian dan melakukan timbang ulang. Calvillo dinyatakan bisa bertarung meski kelebihan berat 1,3 kilogram.

Calvillo harus masuk ke tirai penutup layaknya aksi pesulap dan membuka pakaian di dalamnya. Dua wanita memegang tirai penutup itu selama Calvillo melakukan timbang badan dalam posisi telanjang di depan puluhan penonton dan awak media yang hadir.

Cynthia Calvillo kini berada di posisi 15 besar peringkat strawweight UFC wanita.Cynthia Calvillo kini berada di posisi 15 besar peringkat strawweight UFC wanita. (Steve Marcus/Getty Images/AFP)
"Sangat emosional buat saya. Saya melalui banyak hal buruk. Kejadiannya terlihat sangat buruk. Dua wanita yang memegang tirai kurang tinggi, jadi ketika saya berdiri di atas alat timbang dan disuruh angkat tangan, bagian dada saya bisa saja terlihat," ujar Calvillo dikutip dari MMA Fighting.

"Saya terlihat ingin pingsan. Wajah saya terlihat buruk karena saya malu. Jika saya tidak dalam kondisi bagus untuk bertarung, dokter mungkin tidak akan mengizinkan saya bertarung," sambung Calvillo.


Lebih lanjut Calvillo tidak peduli dengan suara-suara sumbang yang menyatakan dia tidak pantas meraih kemenangan karena memiliki berat badan yang tidak sesuai.

Atas kesalahannya, Calvillo mendapat denda 20 persen dari bayarannya melawan Botelho. Calvillo selanjutnya berpeluang menghadapi Michelle Waterson pada UFC 233, 26 Januari 2019. (har/har)